Keberangkatan penumpang dari Indonesia tujuan Uni Emirat Arab (UAE) di tahun 2024 adalah 776.076 orang. Ini menjadikan UAE sebagai rute penerbangan internasional teramai ke-7 untuk Indonesia.
Kalikan 2 (termasuk kedatangan), kira-kira jumlah penumpangnya 1,5 juta.
Hanya ada 2 maskapai yang melayani rute non-stop dari Indonesia ke UAE dan sebaliknya.
Etihad untuk rute Abu Dhabi dan Emirates untuk rute Dubai.
Tahun 2025, kedua maskapai tersebut menambah jumlah seat yang cukup signifikan.
Misalnya, untuk rute Abu Dhabi, maskapai Etihad dalam season Summer nya (Akhir Maret sd Akhir Oktober) menambah rute CGK hingga 22% dibanding Summer 2024 (dari 660 penerbangan menjadi 805 penerbangan). Ini setara dengan penambahan 19% seats, hanya untuk rute Jakarta-Abu Dhabi.
Untuk rute Denpasar-Abu Dhabi, lebih gila lagi. Penambahan traffic dari 153 menjadi 420 penerbangan, atau naik sekitar 175%, hanya untuk summer season saja. Penambahan seats nya naik 212%!!!
Dan terakhir, Etihad juga buka rute baru di tahun 2025, yaitu rute Medan-Abu Dhabi.
Dari berbagai sumber, load factor untuk Etihad ada di kisaran 88,3%, sebuah angka yang sangat bagus.
Kabar baiknya, dua maskapai elite di atas adalah pelanggan setia $CASS
$GMFI $GIAA
1/2

