Red Flags Saham yang Wajib Lo Hindari! Ketemu Salah Satu Aja, Langsung Kabur!
Guys, gue mau kasih lo cheat sheet paling penting dalam investasi saham: RED FLAGS atau tanda-tanda bahaya yang kalau lo liat, lo harus langsung kabur atau minimal extra hati-hati! Ini hasil pembelajaran dari ratusan kasus saham yang bikin investor rugi miliaran. Save artikel ini, bakalan berguna seumur hidup lo main saham!
RED FLAG #1: Track Record Manajemen Buruk
Ini yang paling penting! Kalau manajemen atau owner perusahaan punya track record jelek, JANGAN SENTUH SAHAMNYA! Contoh nyata: Grup Bakrie dengan BUMI (collapse 99%), BTEL (bangkrut), LAPD (ambruk), sekarang BNBR, ELTY, JGLE pada ARB! Track record nggak bohong guys! Kalau manajemen udah pernah bikin investor rugi berkali-kali, kemungkinan besar bakal terulang lagi! "Once a cheater, always a cheater!"
RED FLAG #2: Utang Lebih Gede dari Aset (Debt to Equity > 200%)
Kalau utang perusahaan lebih gede dari modal sendiri, ini tanda bahaya! Perusahaan bisa bangkrut kalau nggak bisa bayar utang! Cek debt to equity ratio di laporan keuangan. Kalau lebih dari 200%, better hindari kecuali lo beneran expert dan ngerti strategi restrukturisasi mereka. Utang gede = risiko gede = potential collapse!
RED FLAG #3: Rugi Terus Menerus Bertahun-tahun
Perusahaan yang rugi 1-2 tahun mungkin masih wajar kalau lagi fase ekspansi. Tapi kalau rugi 5 tahun berturut-turut? ADA YANG SALAH DENGAN BISNIS MODEL-NYA! Contoh: banyak startup tech yang IPO dengan kondisi rugi bertahun-tahun, ujung-ujungnya saham jeblok karena nggak sustainable. No profit = no future!
RED FLAG #4: Revenue Turun Konsisten
Kalau revenue atau penjualan perusahaan turun terus tiap tahun, artinya produk atau jasa mereka udah nggak laku! Ini bisa karena kompetisi yang lebih bagus, produk yang outdated, atau market yang menyusut. Turun revenue = turun profit = turun harga saham! Jangan percaya narasi "lagi restrukturisasi" kalau revenue turun 3 tahun berturut-turut!
RED FLAG #5: Asing dan Institusi Kabur Masif
Ini yang lagi terjadi di BUMI! Kalau asing dan institusi kabur masif (foreign net sell konsisten), itu tanda bahaya terbesar! Smart money kabur = ada yang salah! Mereka punya data dan riset yang lo nggak punya. Kalau mereka kabur, kemungkinan besar mereka tau ada masalah fundamental yang serius. Jangan melawan smart money!
RED FLAG #6: Auto Reject Bawah (ARB) Berturut-turut
ARB berarti saham turun limit dan nggak ada pembeli! Ini tanda panik massal dan semua orang mau keluar! Kalau ARB 1-2 hari mungkin masih wajar. Tapi kalau ARB 5-10 hari berturut-turut kayak BNBR, ELTY, JGLE? BAHAYA BESAR! Harga bisa jeblok 50-70% dalam waktu singkat dan lo nggak bisa keluar! ARB berturut-turut = dead stock!
RED FLAG #7: Berita Bagus Keluar Pas Saham Udah Naik 10x
Kalau berita positif baru keluar pas harga udah naik gila-gilaan, itu suspicious! Kenapa nggak dari dulu pas murah? Ini biasanya strategi bandar buat narik ritel masuk di harga tinggi supaya mereka bisa exit! "Buy the rumor, sell the news" - pas berita keluar, smart money udah kabur! Late news = trap for retail!
$IHSG $DEWA $BMRI