imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Strategi Rebound: Kapan Waktunya "Belanja" dan Sektor Mana yang Jadi Juara?

Banyak teman teman yang tangannya "berdarah" karena terlalu bersemangat Haka saat IHSG baru turun sedikit. Padahal, rahasia cuan saat market crash bukan cuma soal keberanian, tapi soal presisi: Tahu kapan pisau berhenti jatuh, dan tahu mesin mana yang akan menyala paling duluan.

Bagian 1: Kapan Waktunya Menyerok?
Jangan menebak titik terendah pakai perasaan. Pantau 3 indikator objektif ini:

1. Volume Klimaks: Tunggu momen "puncak ketakutan" di mana volume jual meledak besar. Itu tandanya weak hands sudah habis barang.

2.. Foreign Flow Stabil: Pantau Big Money. Jika Net Sell asing mulai menipis dan berganti jadi Net Buy di saham Blue Chip, itu sinyal hijau.

3. Pola Higher Low: Jangan beli saat grafik lurus ke bawah. Tunggu harga memantul sedikit dan membentuk "tangga naik" pertama.

Bagian 2: Seni Menentukan "Timing Serok"
Untuk mendapatkan timing yang presisi, kita harus membedah kondisi market lebih dalam:

1. [The Bottom Signal] Strategi "V-Shape" vs "Sideways Accumulation" Hati-hati terjebak Dead Cat Bounce (pantulan palsu). Pembalikan arah asli biasanya ditandai dengan pola V-Shape yang agresif disertai volume, atau Sideways Accumulation di mana harga berhenti turun dan mulai bergerak datar. Jika pantulan terjadi tanpa volume besar, waspada harga akan turun lebih dalam lagi.

2. [Psikologi Market] Indikator "Darah di Jalanan" Kapan waktu terbaik beli? Saat semua orang sudah menyerah. Pantau sentimen di media sosial dan forum saham (seperti Stockbit Stream). Jika mayoritas sudah maki-maki, cut loss massal, dan benci pada saham tersebut, biasanya itu adalah indikasi "bottom" sudah sangat dekat.

3. [Teknikal Praktis] Rahasia Moving Average & RSI Jangan serok sebelum indikator RSI menyentuh angka di bawah 25 (Oversold). Ini adalah area mulai cicil. Untuk menambah muatan (add position), tunggu harga berhasil menembus dan bertahan di atas MA5 atau MA20. Garis MA ini adalah bukti bahwa tren jangka pendek sudah mulai berbalik arah.

4. [Bandarmology] Mengikuti Jejak 'Smart Money' Perhatikan Running Trade dan Order Book. Sinyal Smart Money mulai "pasang badan" adalah ketika muncul antrean Bid yang tebal secara mendadak di harga bawah untuk menahan guyuran (papan bid tidak mudah jebol), disertai transaksi besar (big trade) yang mulai menyapu kanan (Offer).

Bagian 3: Sektor Mana yang Cepat Rebound?
Berdasarkan histori market, inilah urutan sektor yang biasanya "lari" duluan:
1. Sektor Perbankan (Big Caps): Pintu masuk dana asing (BBCA, BBRI, dkk). Mesin utama penggerak indeks.
2. Sektor Konsumer (Defensif): Sektor paling aman untuk institusi parkir dana saat ekonomi tidak menentu.
3. Sektor Komoditas: Rebound teknikal paling tajam jika harga komoditas global tetap tinggi meski IHSG turun.

Bagian 4: The Action Plan (Money Management)
Gunakan Strategi "Cicil 3-3-4" agar tidak takut nyangkut:

* . 3 bagian (30%) di beli saat sinyal Oversold RSI muncul.
*. 3 bagian (30%) tambahan saat harga membentuk Higher Low (konfirmasi teknikal).
*. 4 bagian (40%) terakhir saat harga sudah Uptrend di atas MA.

Dengan strategi ini, kalaupun harga turun lagi setelah pembelian pertama, masih punya 70% "peluru" untuk melakukan Average Down dengan benar di area yang lebih rendah.

Rebound bukan soal adu nyali, tapi adu strategi. Gunakan data, pantau bandar, dan masuklah secara bertahap.

Lanjut bikin screenernya ??

#RLA @Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy