Ada yang sering bilang ke pemula:

“Jangan mikir cuan dulu. Rugi nggak apa-apa, anggap biaya belajar.”
What you think, what you get.

Pendapat saya berbeda.
Sejak hari pertama saya memutuskan full-time trader, itu artinya saya sudah bayar harga di depan.
Bukan dengan rugi, tapi dengan waktu dan tenaga.
Dua bulan penuh Mei–Juni saya habiskan hanya untuk membaca.
Bukan satu dua saham—±900 emiten saya buka satu per satu.
Dari situ saya pilih 1–2 emiten untuk dipantau serius.

Saya pelajari history price 5 tahun ke belakang,
bukan untuk cari “ramalan”,
tapi untuk melatih logika dan pola berpikir.

Di bursa saya tidak bergantung pada:
indikator,screening,alat bantu, atau sinyal siapa pun.

Modal saya sederhana:
jangan buta warna aja Masuk saat ijo,
keluar saat ijo.

Selama jam bursa, fokus saya cuma satu:
lock in.
Muter emiten yang lagi ijo,
ambil receh salim terus pamit pulang.

Tidak ikut kelas.
Tidak punya grup.
Tidak follow siapa pun.

Kalau dianalogikan:
trader receh itu seperti semut pekerja.
Tidak sibuk mikir hutan,
tidak debat soal teori,
fokus ngangkut receh sedikit demi sedikit—tapi konsisten.

Bagi saya,
belajar itu dibayar dengan disiplin dan waktu,
bukan dengan membiarkan uang habis duluan

Love your money, and your money will love you back.
Jangan disiksa buat buktiin ego.Dijaga, dirawat disayang pelan-pelan uangmu yg kamu lepas ke market akan balik bawa temannya.

bulan pertama 2026 baru jalan 3 minggu sdh dikasih penghasilan 3 digits alhamdulillah
mungkin bagi beberapa org walah mung semono pamer tp bagi saya yg 13 thn terbiasa terima gaji sebulan sekali ini gede bangett bung.
butuh berapa generasi sy musti ngumpulin duit segini klo masih berkutat didunia pabrik.

$BUMI
$ADRO
$BMRI

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy