imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Plan Sampah $OASA

Request member External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ada emiten yang hidupnya seperti ganti kostum di tengah panggung, lampu belum padam tapi musik sudah berubah. PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) sedang ada di momen itu, dari holding dan konstruksi menuju energi terbarukan dan pengelolaan sampah. Ceritanya terdengar hijau, modern, dan relevan, karena sampah itu masalah abadi, dan circular economy itu kata kunci zaman. Tetapi pasar tidak menilai niat, pasar menilai eksekusi dan napas kas. Jadi narasinya bisa indah, namun ujungnya tetap laporan keuangan harus di-Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Perubahan bisnisnya nyata, bukan sekadar presentasi. Eksekusinya dijalankan lewat anak usaha yang spesifik, PT Mentari Biru Biomassa (MBB) untuk treatment material, recovery, dan biomassa, sudah mulai operasi komersial Februari 2024. Ada PT Indoplas Makmur Lestari (IML) dan PT Indoplas Karya Energi (IKE) yang fokus pengelolaan dan pemilahan sampah, sampai pengembangan waste-to-energy. Ada PT Telesys Indonesia yang terkait industri kayu dan material recovery. Bahkan lini biomassa lewat produksi woodchip sudah menghasilkan revenue, kuartal 3 2025 tercatat Rp6,92 miliar dari penjualan woodchip. Ini penting karena banyak emiten bicara transisi, tapi tidak punya jejak penjualan yang bisa dipegang.

Buktinya juga bukan cuma angka kecil, ada output fisik dan momentum proyek. Pabrik woodchip di Bangka Belitung selesai Februari 2024. Fasilitas pengolahan sampah terintegrasi Integrated Waste Processing Facility 1 (TPST 1) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN) selesai Desember 2024. Lalu Maret 2025, anak usaha grup dinyatakan pemenang utama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Cipeucang di Tangerang Selatan, untuk pengembangan dan operasi waste-to-electricity. Ditambah lagi ada konsorsium dengan PT Wijaya Karya Persero Tbk (WIKA) dan China Tianying (CNTY), yang secara objektif bisa dibaca dua sisi, bagus karena menambah kapasitas teknologi dan kredibilitas tender, buruk karena porsi margin dan kontrol bisa mengecil kalau OASA posisinya hanya sebagai anggota konsorsium dengan power yang terbatas. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Masalah besarnya ada di neraca dan ritme uang, karena bisnis sampah itu padat modal dan sering bertahap, sementara pasar tagih kepastian tiap kuartal. Grup rugi Rp62,8 miliar di 2024 dan masih rugi Rp14,37 miliar sampai 30 September 2025. Di akhir 2024, liabilitas jangka pendek lebih besar dari aset lancar Rp34,67 miliar, ini sinyal tekanan likuiditas yang bisa bikin proyek bagus pun terasa sesak. Ada pelanggaran covenant di PT Mentari Biru Energi (MNBE) terkait pinjaman $BBRI, membuat utang Rp8,95 miliar menjadi bisa ditagih segera. Ada juga pembatalan proyek besar seperti bio-propylene glycol dan wood pellet, sehingga perusahaan perlu menarik kembali uang muka, salah satunya Rp60 miliar dari PT Promosi Desa Digital. Sisi baiknya, kalau refund ini benar-benar masuk, kas bisa pulih cepat. Sisi buruknya, kalau refund macet atau lama, perusahaan menanggung beban ganda, proyek baru butuh modal, proyek lama meninggalkan lubang kas.

Antisipasi investor sebaiknya fokus pada syarat yang membuat cerita ini berubah dari transisi menjadi mesin cashflow.
Pertama, pastikan proyek besar bergerak ke fase yang menghasilkan arus kas, bukan hanya menang tender, misalnya ada kejelasan skema pendapatan seperti tipping fee, offtake listrik, dan jadwal commercial operation date.
Kedua, cek bukti perbaikan likuiditas, misalnya liabilitas lancar turun, penerimaan refund seperti Rp60 miliar benar-benar tercatat di kas, dan isu Rp8,95 miliar diselesaikan lewat restruktur atau pembayaran.
Ketiga, evaluasi kualitas pendanaan, karena rights issue PMHMETD dan utang bank seperti Mandiri $BMRI dan BRI bisa menjadi bahan bakar, tapi juga bisa jadi beban kalau proyek terlambat dan covenant ketat. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Plan B manajemen sudah disebutkan, ada komitmen dukungan pemegang saham pengendali Gafur Sulistyo Umar, pencarian strategic investor, skema pinjaman baru, fokus penagihan refund, adaptasi proyek saat scope berpindah, dan penguatan Good Corporate Governance (GCG). Kuncinya satu, investor tidak perlu memilih antara percaya atau tidak percaya, cukup minta bukti yang berulang, revenue yang naik, kas yang membaik, dan risiko utang jangka pendek yang jinak.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/10

testestestestestestestestestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy