Makin Banyak Orang Indonesia Malas Nikah dan Enggan Punya Anak
https://cutt.ly/DtzL1uyg
Cerita zaman dulu, menikah itu sakral dan banyak anak, banyak rezeki. Kalau tidak punya cukup uang dan kerjaan tidak ada, cukup masuk hutan, sudah bisa dapat makan, ke sungai sudah bisa dapat ikan.
Tapi sekarang hutan sudah rusak. Sungai sudah tercemar. Pernikahan tidak lagi sakral karena sudah banyak aplikasi kencan. Easy to move on, easy to switch.
Pasangan zaman sekarang baru mau nikah sudah overthinking, mau punya anak atau tidak? Kalau banyak anak sekarang langsung mikir mau kasi makan apa? Mau kasi sekolah dimana? Mau tinggal dimana? Lahirkan anak di dunia apakah untuk bawa penderitaan atau kebahagian? Akhirnya terlalu overthinking begini, langsung malas punya anak.
Indonesia mulai mencontoh Korea dan Jepang yang orang-orang nya malas nikah dan malas punya anak. Apakah itu kabar baik atau malah kabar buruk? 馃
Buat investor saham, banyak penduduk = makin banyak yang beli saham = makin banyak calon Exit Liquidity 馃槍
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$BBRI $BUMI $BRMS
