Analisis arah saham $BUVA secara Teknikal dan Bandarmology terkini:
1. Analisis Teknikal (Berdasarkan Grafik)
Tren Harga: Grafik menunjukkan kenaikan yang sangat agresif (parabolik) dari area di bawah 400 hingga menyentuh level di atas 2.400, namun saat ini sedang mengalami koreksi tajam.
Indikator SuperTrend: Harga terlihat mulai menembus garis SuperTrend ke bawah (saat ini di level 1.558), yang merupakan sinyal awal perubahan tren dari bullish menjadi sideways atau bearish jangka pendek.
Candlestick Terakhir: Muncul candle merah panjang dengan penurunan -6,82% (mencapai batas ARB jika berlaku), yang menunjukkan adanya tekanan jual yang masif atau aksi profit taking setelah kenaikan fantastis.
2. Analisis Bandar & Foreign Flow
Net Foreign Buy/Sell: Terdeteksi angka negatif besar (-17,61 B), yang berarti investor asing sedang melakukan penjualan bersih (distribusi).
Bandar Volume: Indikator menunjukkan akumulasi yang mulai menipis dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan harga yang disertai volume tinggi biasanya menandakan fase distribusi (bandar keluar).
Accum/Dist: Garis akumulasi mulai melandai atau sedikit menurun, mengonfirmasi bahwa momentum beli mulai jenuh.
3. Sentimen Fundamental & Aksi Korporasi (Januari 2026)
Sentimen utama yang menggerakkan volatilitas BUVA saat ini adalah rencana Rights Issue II (PMHMETD II) yang sangat besar (mencapai 50 miliar lembar saham baru).
Positif: Dana segar akan memperkuat modal dan digunakan untuk ekspansi (setelah akuisisi aset Summarecon di Bali akhir 2025).
Negatif: Ada risiko dilusi kepemilikan yang sangat besar (hingga 67% bagi pemegang saham yang tidak menebus). Pasar cenderung sangat fluktuatif (naik tinggi lalu jatuh dalam) menjelang RUPSLB yang dijadwalkan pada 26 Februari 2026.
⚠️ NOTE: Saham BUVA saat ini berada dalam fase High Risk - High Reward. Secara teknikal, penurunan tajam -6,82% menunjukkan harga sedang mencari base baru setelah "digoreng" oleh sentimen Rights Issue.
Support Terdekat: Area 1.550 - 1.600 (SuperTrend). Jika level ini jebol, harga bisa meluncur ke area 1.350.
Resistansi: Level 1.900 dan puncaknya di 2.400.
Bagi yang sudah profit: Pertimbangkan untuk take profit sebagian karena distribusi asing mulai terlihat nyata.
Bagi yang ingin masuk: Sangat berisiko untuk entry sekarang. Sebaiknya tunggu hingga harga stabil (konsolidasi) di area support dan pantau hasil RUPSLB pada akhir Februari nanti.
Disclaimer: Analisa ini hanya bersifat Informasi dan edukasi Not Financial Advice tetap DYOR bukan ajakan jual beli.
CC: @MahfudKholili