$OBMD Untuk laporan Q3 Yr 2024 vs Yr 2025, ada yang aneh.
Coba lihat LK Q3 nya, Biaya : Administrasi & Umum = naik dari Rp 52 miliar (Q3-Yr 2024) ke Rp 72 miliar (Q3-Yr 2025), naik 38%, satu kenaikan yang tidak kecil, padahal Revenue nya hanya naik 2.3% dari Rp 133.7 miliar ke Rp 136.8 miliar.
Dilihat lebih dalam lagi di catatan: Biaya Admin & Umum, ternyata :
Gaji & Tunjangan naik dari thn Q3-Yr 2024 Rp 38 miliar ke ==> Q3-Yr 2025 Rp 52 miliar artinya naik 36.8%.... wah banyak amat naik nya, padahal UMR gak naik segitu banyak, inflasi juga dibawah 5%... ini apa bonus atau gaji direktur nya yang sengaja dinaikan luar biasa untuk menyerap keuntungan perusahaan ke kantong pribadi ???. Tidak ditemukan penjelasan atas kenaikan ini di Catatan kaki.
Cash nya juga banyak tapi tidak pernah bagi dividend.
Sekilas kelihatan nya OBMD ini Saham Undervalue.... sekilas ya... tapi kalau dilihat lebih dalam lagi , saya mulai kuatir dengan Corporate Governance nya.... apakah GCG ???.
Bisa saja satu hari, Cash nya yang banyak bisa saja tiba tiba hilang lari ke Related Party Transactions yang gak jelas peruntukan nya... tidak ada yang tahu.
Kalau satu perusahaan , management nya tidak punya integritas akan banyak sekali cara untuk menarik uang dari perusahaan.... akhirnya investor retail lagi yang dirugikan.
Apalagi Perlindungan retail investor oleh OJK di Indonesia... tahu sendiri lah....
Akhir kata.... OBMD memang Terlihat Cantik... tapi kita patut hati2 dengan kecantikan nya.
Saya tentu berharap, mudah2an OBMD itu benar2 cantik Luar & Dalam.
Hanya waktu lah yang akan membuktikan. OBMD baru IPO di Desember Thn 2021, jadi belum ada track record nya.
Saya masih berharap Management OBMD itu diisi dengan businessmen & Professionals yang berintegritas dan fair agar diberi banyak berkah.
Happy Investing.....