imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Audit Forensik $CTRA Ciputra Development Tbk

Data per 30 September 2025
- Pendapatan (Revenue): Rp 8,39 Triliun
- Growth: Naik +18% dibanding tahun lalu (YoY).
Catatan: Penjualan rumah & ruko masih jadi tulang punggung.

Laba Bersih (Net Profit): Rp 1,62 Triliun
- Growth: Naik +27,6% (YoY).
- Analisa: Kenaikan laba lebih tinggi dari kenaikan omzet. Artinya efisiensi manajemen bagus (Operating Margin naik).

Neraca (Balance Sheet):
- Aset: Rp 46,19 Triliun.
- Utang (Liabilitas): TURUN menjadi Rp 20,35 Triliun (dari Rp 22,40 T di akhir 2024).
- Modal (Ekuitas): NAIK menjadi Rp 25,83 Triliun.

Apakah angkanya manipulasi?
1. Cek Utang & Arus Kas (Debt Profile)
- Temuan: Liabilitas turun signifikan sekitar Rp 2 Triliun dalam 9 bulan.
- Forensik: Perusahaan yang bisa bayar utang jumbo sambil tetap cetak laba tumbuh 27% adalah tanda Cash Flow-nya Deras (Real Cash, bukan cuma angka piutang). Uang masuk dari jualan rumah beneran dipakai buat bersih-bersih neraca.

2. Kualitas Laba (Quality of Earnings)
- Temuan: Laba Kotor (Gross Profit) naik 17,5% menjadi Rp 4,02 Triliun.
- Forensik: Kenaikan laba murni dari operasional (jualan properti), bukan dari "Jual Aset" atau "Revaluasi Aset" yang aneh-aneh. Pendapatan berulang (Recurring Income) dari Mall & Hotel juga stabil menopang.

3. Target Marketing Sales
- Manajemen menargetkan Marketing Sales Rp 11 Triliun di 2025. Per Q1 saja sudah capai Rp 3,15 T (29%). Biasanya Q3-Q4 akan dikebut.

VALUASI & TEKNIKAL (Januari 2026)
Harga sahamnya sekarang kemahalan gak?
1. Posisi Harga (Per Jan 2026)
- Harga Saham ada di kisaran Rp 845 - 1.000.
- Secara teknikal sedang di area Support (diskon), analis bilang ada potensi technical rebound ke Rp 880.

2. Rasio Valuasi (Murah Banget!)
- PER (Price to Earning): Sekitar 6,7x.
- Bandingkan: Rata-rata industri properti biasanya PER 12x - 15x.
- PBV (Price to Book): 0,72x.

Artinya: Kamu beli saham harga Rp 1.000 (modal perusahaan) cuma Rp 720. Ini namanya Salah Harga (Undervalued).

3. Corporate Action
- Dividen: Sudah bagi dividen Rp 24/lembar (Yield ~2,6%) di Juni 2025. Rutin bagi dividen tanda manajemen peduli investor ritel.

4. KESIMPULAN
Jika kamu penganut mazhab "Beli Bisnis (Tim Gerobak Bakso)":
- Status: SANGAT LAYAK INVESTASI (Investment Grade).

Alasan:
- Laba tumbuh double digit (+27%).
- Utang turun (Neraca makin sehat).
- Valuasi super murah (PBV < 1, PER < 7).
- Sektor properti diprediksi bangkit di 2026 dengan suku bunga BI yang stabil/ditahan.

Strategi: Harga Rp 840-850 adalah area Cicil Beli yang sangat aman. Target harga analis konsensus ada di Rp 1.400 - Rp 1.600 (Upside >60%).

Disclaimer: Bukan ajakan jual atau beli. Do Your Own Research!

Jangan lupa follow akun ini utk belajar mengenal istilah dalam Saham secara sederhana

random tag : $BKSL $PWON

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy