Is it $GOOD?
GOOD itu emiten yang cukup tricky, karena kelihatan seperti bisnis konsumsi yang lurus-lurus saja, padahal banyak layer yang bikin investor gampang salah baca. Di permukaan, cerita besarnya cuma snack dan minuman, tetapi di balik itu ada permainan struktur pemegang saham, relasi global, dan penguatan distribusi yang sifatnya defensif tapi tetap agresif. Banyak investor melihat partner global lalu langsung berasumsi ekspor akan jadi mesin utama, padahal angka ekspor justru kecil dan sempat turun. Ada juga jebakan klasik, penjualan naik, tetapi laba yang jatuh ke pemilik turun, jadi yang tumbuh bukan otomatis berarti yang dinikmati investor ikut membesar. GOOD itu contoh perusahaan yang sedang membangun benteng, sambil tetap harus bertarung melawan tekanan biaya.Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Pemegang saham terbesar GOOD adalah HSBC CMB S A Hormel Food 30,173%, lalu PT Tudung Putra Putri Jaya 10,04%, jadi ada blok 40,21% yang memberi kestabilan arah, jarang terjadi pada emiten konsumsi ukuran menengah. Namun kontribusi relasi Hormel ke omzet sekarang belum terlihat dominan, karena penjualan ke Hormel China sekitar Rp7,39 miliar dan ke Hormel Foods International sekitar Rp1,02 miliar, total Rp8,41 miliar, yang hanya sekitar 0,09% dari penjualan bersih Rp9,44 triliun. Ekspor juga masih kecil, Rp283,60 miliar atau sekitar 3,00% dari penjualan bersih, dan turun 4,63% dibanding Rp297,38 miliar. Artinya, saat ini GOOD masih ditopang domestik, sementara koneksi global lebih terasa sebagai akses standar kualitas, opsi produk, dan pintu jaringan yang bisa dimonetisasi nanti, bukan sebagai sumber penjualan utama hari ini.
Dari sisi mesin uang, makanan dalam kemasan menyumbang Rp8,45 triliun dan minuman Rp986 miliar, jadi kontribusi minuman sekitar 10,45% dari gabungan dua segmen itu. Penjualan bersih 9M 2025 naik menjadi Rp9,44 triliun dari Rp8,90 triliun, naik 6,07%, tetapi beban pokok penjualan naik lebih cepat, Rp6,82 triliun dari Rp6,35 triliun, naik 7,40%, sehingga margin kotor turun dari 28,65% menjadi 27,75% atau turun 0,90 poin. Laba periode berjalan memang Rp534,8 miliar, tetapi laba yang dapat diatribusikan ke pemilik turun dari Rp500,84 miliar menjadi Rp480,13 miliar, turun 4,14%, dan EPS turun dari 13,58 menjadi 13,02, turun 4,12%. Di sisi lain, struktur modal justru membaik, gearing turun dari 0,27 menjadi 0,24, sementara aset Rp8,57 triliun dan ekuitas Rp4,14 triliun memberi bantalan ekuitas sekitar 48,31% dari aset. Lalu langkah akuisisi dan distribusi mempertegas arahnya, kepemilikan PT Garuda Beverage Sukses 97,19% memperkuat minuman, dan PT Sinarniaga Sejahtera 91,09% adalah kunci yang sering diremehkan investor, karena distribusi itu pembeda biaya dan kecepatan yang sulit ditiru. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
• Penjualan bersih 9M 2025 Rp9,44 triliun
◦ 9M 2024 Rp8,90 triliun
◦ Kenaikan 6,07%
• Total aset Rp8,57 triliun
• Total ekuitas Rp4,14 triliun
◦ Bantalan ekuitas sekitar 48,31% dari aset
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🌍 Jangkar kepemilikan dan relasi global
• HSBC CMB S A Hormel Food 30,173%
• PT Tudung Putra Putri Jaya 10,04%
◦ Gabungan 40,21%
• Kepemilikan di PT Hormel Garudafood Jaya 49%
• Penjualan ke jejaring Hormel Rp8,41 miliar
◦ Porsinya sekitar 0,09% dari penjualan bersih
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
• Pinjaman ke HGJ Rp27,28 miliar
◦ Bunga JIBOR + 2,5% per tahun
🚢 Eksposur ekspor yang sering disalahpahami investor
• Penjualan ekspor 9M 2025 Rp283,60 miliar
◦ 9M 2024 Rp297,38 miliar
◦ Perubahan 4,63% turun
◦ Porsi sekitar 3,00% dari penjualan bersih
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🍪 Mesin pendapatan operasional
• Makanan dalam kemasan Rp8,45 triliun
• Minuman Rp986 miliar
◦ Kontribusi minuman sekitar 10,45% dari gabungan dua segmen
📉 Bagian yang terlihat bagus, tapi ada harga yang dibayar
• Beban pokok penjualan Rp6,82 triliun
◦ Naik 7,40%
• Margin kotor turun 0,90 poin
◦ 28,65% menjadi 27,75%
💰 Bagian bawah laporan yang wajib jadi fokus investor
• Laba yang jatuh ke pemilik Rp480,13 miliar
◦ Turun 4,14% dari Rp500,84 miliar
• EPS 13,02
◦ Turun 4,12% dari 13,58
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🧱 Struktur modal yang relatif aman untuk ekspansi
• Gearing 0,24
◦ Dari 0,27
◦ Turun 11,11%
🧩 Gerak strategis yang membentuk karakter GOOD
• PT Garuda Beverage Sukses 97,19%
◦ Penguatan lini minuman
• PT Sinarniaga Sejahtera 91,09%
◦ Penguncian distribusi dan efisiensi biaya
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU