@Pras99 yups, ada 2 orang asing di $GIAA, nih gw salinin dari AI, malas ngetik
Penunjukan warga negara asing (WNA) dalam manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) merupakan langkah strategis yang dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Oktober 2025.
Hingga Januari 2026, terdapat dua tenaga ahli asing yang mengisi posisi strategis di jajaran Direksi untuk mempercepat transformasi perusahaan:
1. Balagopal Kunduvara
Jabatan: Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.
Kewarganegaraan: Singapura.
Latar Belakang: Ia adalah veteran di industri penerbangan global dengan pengalaman lebih dari 25 tahun.
Rekam Jejak: Sebelum di Garuda, ia menjabat sebagai Divisional Vice President Financial Services di Singapore Airlines, salah satu maskapai dengan manajemen keuangan terbaik di dunia.
Fokus Utama: Mengelola restrukturisasi utang, efisiensi biaya, dan penguatan fundamental keuangan perusahaan.
2. Neil Raymond Mills
Jabatan: Direktur Transformasi.
Kewarganegaraan: Inggris.
Rekam Jejak: Mills memiliki pengalaman eksekutif di berbagai maskapai internasional, di antaranya:
CEO SpiceJet Airlines di India (2010–2013).
CFO flydubai di Uni Emirat Arab.
Chief Executive Advisor di Philippine Airlines.
Jabatan senior di Air Italy dan Scandinavian Airlines (SAS).
Fokus Utama: Memimpin perubahan model bisnis, digitalisasi layanan, dan peningkatan daya saing Garuda di pasar global.
Konteks dan Alasan Penunjukan
Standar Global: Pemerintah melalui Danantara (BP Investasi Danantara) menunjuk mereka untuk menyuntikkan keahlian internasional guna memperbaiki kinerja Garuda yang sempat terpuruk akibat masalah finansial dan operasional jangka panjang.
Transparansi: Kehadiran profesional asing juga diharapkan meningkatkan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) dan menekan potensi penyimpangan.
Pelopor BUMN: Garuda menjadi salah satu BUMN pertama yang secara terbuka menggunakan tenaga asing di level direksi di bawah kebijakan pemerintahan saat ini.