IHSG 9000, masih ada saham undervalue di sektor ritel
Salah satunya $ERAA
Produknya dari jualan hape (erafone), lifestyle (urban republic) sampai fnb (sushi tei)
Revenue growthnya luar biasa coba dicompare sama $MAPI
2016
ERAA = 20 t
MAPI = 14 t
2024
ERAA = 65 t
MAPI = 37 t
Growth 8 tahun
ERAA = 3,25 x
MAPI = 2,64 x
Analisa valuasi
Pbv = 0,74
Roe = 11,83%
Per = 6,15
Masih undervalue
Analisa solvency
Current ratio = 1,17
Debt equity ratio = 0,89
Masih aman
[Fouder ERAA, Ardy Hady Wijaya sudah mundur dari manajemen.
Sekarang digantikan sama keluarga Aguan (Agung Sedayu)
2 anak Aguan menjabat komut & komisaris
Dividend yield 2025 di harga 406, perkiraan saya 4,7 %
Nggak jelek karena ada story growth di revenue
Dari segi makro, perbaikan daya beli juga harusnya punya imbas ke kinerja ERAA.
Otomotif tumbuh, masak smartphone nggak tumbuh
ERAA cocok buat yang main defensif di harga sekarang, jangan berharap bagger..
Problem utamanya ERAA, nett margin profit makin tipis karena semakin ekspansif.
Kalau bisa diperbaiki sama manajemen ya buat long term menjanjikan