Teknologi penyimpanan listrik menjadi tulang punggung baru transisi energi dunia. Energi terbarukan makin masif, jaringan listrik butuh stabilitas dan kendaraan listrik terus bertambah.
BESS (Battery Energy Storage System) bekerja dengan logika sederhana tapi krusial. Saat pasokan listrik lagi melimpah dan kebutuhan rendah, energi disimpan. Begitu permintaan naik dan suplai keteteran, listrik dilepas kembali. Skema ini bikin BESS makin relevan, bukan cuma buat perusahaan listrik, tapi juga sektor komersial sampai rumah tangga.
$ANTM, $LABA, $INDY
1/2

