imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SPRE $KEEN $ASLI

*Daily News 20/1/2026*

*Rangkuman berita hari ini:*
* BUVA rights issue, potensi dilusi 67%
* BNBR rights issue, potensi dilusi 33,3%
* INCO hanya dapat kuota RKAB 2026 30% dari pengajuan
* DEWA perpanjang kontrak tambang Rp10 T di Kalsel
* Pemegang saham tambah 1,7% SUPA Rp382 M
* 1 direktur dan 2 komisaris tambah TOWR Rp50 M
* Pemegang saham tambah 1,29% SSMS Rp190 M
* DEWA realisasi buyback Rp50 M
* PGAS targetkan regasifikasi 30 kargo LNG di FSRU Lampung
* UNTR belum menerima surat gugatan KLH
* Saiko Consultancy rencana akuisisi 28% SPRE
* ASLI resmi diakuisisi
* KEEN teken kerja sama dengan PLN senilai USD25 Juta
* Pengendali jual 1,14% WINR Rp4 M
* Pemegang saham jual 5% GULA Rp13 M
* Pemerintah berencana rotasi Wamenkeu jadi Deputi Gubernur BI
* Uni Eropa siapkan tarif balasan AS
* Danantara targetkan groundbreaking PLSTa Maret 2026
* Layer tarif baru cukai rokok ilegal belum dieksekusi
* Krisis gas ganggu industri Jatim, PGAS batasi pasokan ke pabrik

===

* *BUVA* : *PT Bukit Uluwatu Villa (BUVA)* mengumumkan rencana rights issue sebanyak maksimum 50 miliar saham baru, dengan efek dilusi hingga ~67%. Rencana penggunaan dana untuk pembayaran kewajiban serta modal kerja. Rincian lainnya, seperti harga pelaksanaan, belum diumumkan. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS yang direncanakan pada 26 Februari 2026. (Publikasi emiten)

* *BNBR* : *PT Bakrie & Brothers (BNBR)* mengumumkan rencana rights issue sebanyak maksimum 90 miliar saham baru, dengan efek dilusi hingga ~33,3%. Rencana penggunaan dana untuk pengembangan usaha dan pembayaran kewajiban. Rincian lainnya, seperti harga pelaksanaan, belum diumumkan. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS yang direncanakan pada 27 Februari 2026. (Publikasi emiten)

* *INCO* : Direktur Utama *PT Vale Indonesia (INCO)* , Bernardus Irmanto, mengatakan bahwa INCO hanya mendapat persetujuan RKAB produksi bijih nikel 2026 sebesar 30% dari kuota yang diajukan, jauh di bawah kebutuhan untuk mendukung proyek smelter HPAL di Pomalaa dan Bahodopi yang ditargetkan rampung tahun ini. Bernardus mengatakan INCO berencana mengajukan revisi RKAB. (Kumparan, Bisnis)

* *DEWA* : *PT Darma Henwa (DEWA)* menandatangani perpanjangan kontrak dengan Arutmin Indonesia untuk proyek pertambangan Asam Asam dan Kintap di Kalimantan Selatan dengan estimasi nilai sekitar ~Rp10 triliun. Kontrak bersifat life of mine, mencakup volume overburden 252 juta bcm dan produksi batu bara 50 juta ton, yang memberikan kepastian operasional jangka panjang serta berdampak positif pada kinerja keuangan perusahaan. (Publikasi emiten)

* *SUPA* : Pemegang saham *PT Super Bank Indonesia (SUPA)* , A5-DB Holdings Pte Lte, membeli ~363 juta (1,07%) saham SUPA dengan harga rata-rata Rp1.053 /saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp382 miliar. Transaksi dilakukan pada 14 - 19 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di SUPA menjadi 11,10%. (Publikasi emiten)

* *TOWR* : 1 direktur dan 2 komisaris *PT Sarana Menara Nusantara (TOWR)* , Ferdinandus Aming Santoso, Ario Wibisono dan Kenny Harjo, membeli secara total ~112 juta saham TOWR dengan harga Rp444/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp50 miliar. Transaksi dilakukan pada 14 Januari 2026 dan merupakan MESOP. (Publikasi emiten)

* *SSMS* : Pemegang saham *PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS)* , Putra Borneo Agro Lestari, membeli ~123 juta (1,29%) saham SSMS dengan harga Rp1.545/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp190 miliar. Transaksi dilakukan pada 15 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di SSMS menjadi 11,42%. (Publikasi emiten)

* *DEWA* : *PT Darma Henwa (DEWA)* melaporkan hasil buyback saham, dengan perseroan melakukan buyback ~76 juta (0,19%) saham dengan total nilai ~Rp50 miliar, mengimplikasikan harga rata-rata buyback sebesar ~Rp655/saham. Dari dana buyback yang disediakan sebesar Rp950 miliar, sisa dana buyback masih tersedia Rp470 miliar. (Publikasi emiten)

* *PGAS* : *PT Perusahaan Gas Negara (PGAS)* melalui entitas anak usahanya, PT PGN LNG Indonesia, menargetkan meregasifikasi 30 kargo LNG di FSRU Lampung tahun ini, naik dari 23 kargo pada sepanjang 2025. Penambahan volume ini bertujuan memperkuat pasokan gas untuk pembangkit dan industri di Jawa Barat serta Sumatera, seiring kapasitas regasifikasi FSRU yang mencapai 240 MMSCFD. (Kontan)

* *UNTR* : Entitas anak usaha *PT United Tractors (UNTR)* yang mengelola tambang emas Martabe, PT Agincourt Resources, menyatakan belum menerima surat resmi terkait gugatan perdata yang diajukan Kementerian Lingkungan Hidup atas dugaan kerusakan lingkungan di Sumatra. Gugatan senilai Rp4,84 triliun tersebut menyoroti dampak bencana ekologis di Tapanuli Utara dan Selatan, termasuk kerusakan daerah aliran sungai. (Kontan)

* *SPRE* : Saiko Consultancy Pte. Ltd. berencana mengakuisisi hingga ~223 juta (~28%) saham *PT Soraya Berjaya Indonesia (SPRE)* milik pengendali saat ini, Rizet Ramawi. Setelah akuisisi, Saiko akan menjadi pengendali baru dan wajib melakukan tender offer sesuai POJK 9/2018. Nilai akuisisi belum diumumkan. (Publikasi emiten)

* *ASLI* : Wahana Konstruksi Mandiri resmi mengambil alih pengendalian atau akuisisi *PT Asri Karya Lestari (ASLI)* setelah membeli ~4 miliar (~63%) saham pada 19 Januari 2026 dari pengendali lama, Sudjatmiko. Nilai transaksi adalah Rp11/saham, atau mencapai ~Rp43 miliar. Wahana Konstruksi Mandiri wajib melaksanakan tender wajib sesuai ketentuan POJK 9/2018 untuk pemegang saham minoritas. Sebelumnya, rencana ini telah diumumkan pada akhir November 2025. (Publikasi emiten)

* *KEEN* : *PT Kencana Energy Lestari (KEEN)* melalui anak usaha Energi Surya Halmahera menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik dengan PLN untuk pembangunan PLTS Tobelo berkapasitas 10 MW dan baterai 8,4 MWh dengan nilai kontrak mencapai ~USD25 juta. Proyek ini akan memasok listrik ke PLN selama 20 tahun setelah beroperasi, menandai langkah strategis Perseroan dalam pengembangan energi terbarukan. (Publikasi emiten)

* *WINR* : Pengendali *PT Winner Nusantara Jaya (WINR)* , Pemenang Nusantara International, menjual ~59 juta (1,14%) saham WINR dengan harga Rp64/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp4 miliar. Transaksi dilakukan pada 13 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di WINR menjadi 70,11%. (Publikasi emiten)

* *GULA* : Pemegang saham *PT Aman Agrindo (GULA)* , Aman Resources Indonesia, menjual ~53 juta (~5%) saham GULA dengan harga Rp250/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp13 miliar. Transaksi dilakukan pada 19 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di GULA menjadi 51,65%. (Publikasi emiten)

* Pemerintah dikabarkan akan merotasi Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri. Presiden dikabarkan telah mengusulkan tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia ke DPR, yaitu Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M. Juhro. Ketiganya akan menjalani fit and proper test di DPR dalam waktu dekat. (IDN Financials, CNBC Indonesia)

* Uni Eropa mempertimbangkan tarif balasan dan tindakan balasan ekonomi dengan penggunaan Instrumen Anti-Pemaksaan (Anti-Coercion Instrument / ACI) sebagai respons terhadap ancaman tarif impor dari Amerika Serikat akibat sengketa Greenland. ACI memungkinkan Uni Eropa membatasi akses pemasok AS ke pasar Eropa, mengecualikan mereka dari tender pemerintah, serta membatasi ekspor, impor, dan investasi asing. (Investor Daily)

* BPI Danantara menargetkan groundbreaking proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) atau Waste-to-Energy (WTE) pada Maret 2026, setelah proses lelang dipercepat sejak akhir 2025. Proyek waste-to-energy ini diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah menjadi energi, dengan minat lebih dari 100 perusahaan untuk ikut tender. (Kontan)

* Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa rencana pembentukan layer tarif cukai baru untuk rokok ilegal tidak akan dieksekusi dalam waktu dekat karena masih dalam tahap pematangan dan memerlukan persetujuan DPR. (Bisnis)

* Investor Daily mengabarkan adanya krisis pasokan gas bumi yang kembali mengganggu industri manufaktur nasional, yang kali ini terjadi di Jawa Timur. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) disebut telah menyurati pelanggan industri di Jawa Timur terkait pembatasan kuota pasokan gas bumi, dengan kuota gas diberikan di kisaran 43 - 68% pada Januari 2026. Kondisi ini disebut menekan utilisasi pabrik, menghambat produksi, dan memicu kekhawatiran terhadap daya saing industri, termasuk kaca dan keramik. (Investor Daily)

=========

*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy