DANANTARA Membentuk BUMN Tekstil untuk selamatkan $SRIL Dan Skenario kemungkinan yang terjadi by Natalie Zafirah

Danantara mempertimbangkan akuisisi aset Sritex (SRIL) sebagai bagian dari rencana restrukturisasi industri tekstil nasional. Strategi penyelamatan SRIL oleh Danantara meliputi beberapa langkah, antara lain:

- *Membentuk BUMN Tekstil Baru*: Danantara berencana membentuk BUMN tekstil baru dengan modal sekitar Rp101 triliun untuk menyelamatkan industri tekstil nasional.
- *Akuisisi Aset Sritex*: Danantara mempertimbangkan akuisisi aset Sritex yang sudah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang.
- *Restrukturisasi Utang*: Danantara akan melakukan restrukturisasi utang Sritex untuk membuatnya lebih stabil secara finansial.
- *Investasi dan Revitalisasi*: Danantara berencana menginvestasikan dana untuk revitalisasi aset Sritex dan meningkatkan kapasitas produksinya.

Dampak pada equity SRIL (PT Sri Rejeki Isman Tbk) cukup signifikan. SRIL sudah dinyatakan pailit dan menghentikan operasional per 1 Maret 2025. Aset Sritex akan dilelang oleh kurator, dan saham SRIL di bursa kemungkinan besar tidak punya nilai fundamental lagi.

Jika Danantara atau BUMN tekstil baru mengambil alih aset Sritex, maka equity SRIL kemungkinan besar akan terdilusi atau bahkan menjadi nihil. Danantara kemungkinan akan membeli aset-aset strategis Sritex, seperti pabrik, mesin, lahan, dan fasilitas produksi, bukan saham SRIL di bursa.

*Dampak pada Saham SRIL:*

- Saham SRIL kemungkinan besar tidak punya nilai fundamental lagi karena perusahaan sudah pailit.
- Aset Sritex akan dilelang oleh kurator, dan Danantara mungkin akan membeli aset-aset strategis, bukan saham SRIL di bursa.
- Jika Danantara mengambil alih aset Sritex, saham SRIL mungkin akan didepak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) karena tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan publik.

*Skenario yang Mungkin Terjadi:*

- Danantara membentuk BUMN tekstil baru dan mengambil alih aset Sritex.
- Aset Sritex dihidupkan kembali sebagai bagian dari restrukturisasi industri tekstil nasional.
- Saham SRIL didepak dari BEI karena tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan publik.

Namun, perlu diingat bahwa belum ada keputusan final mengenai akuisisi Sritex oleh Danantara, dan proses restrukturisasi masih dalam tahap pembahasan. 😊

Danantara, sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) terbesar di dunia, memiliki aset lebih dari 600 miliar dolar AS atau setara Rp10.000 triliun. Jika Danantara masuk, maka akan ada beberapa kemungkinan dampak pada SRIL (PT Sri Rejeki Isman Tbk):

- *Akuisisi Aset*: Danantara mempertimbangkan akuisisi aset Sritex yang sudah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang.
- *Restrukturisasi Utang*: Danantara akan melakukan restrukturisasi utang Sritex untuk membuatnya lebih stabil secara finansial.
- *Investasi dan Revitalisasi*: Danantara berencana menginvestasikan dana untuk revitalisasi aset Sritex dan meningkatkan kapasitas produksinya.

Namun, perlu diingat bahwa belum ada keputusan final mengenai akuisisi Sritex oleh Danantara, dan proses restrukturisasi masih dalam tahap pembahasan. ¹

Jika Danantara mengambil alih aset Sritex, maka equity SRIL kemungkinan besar akan terdilusi atau bahkan menjadi nihil. Saham SRIL di bursa kemungkinan besar tidak punya nilai fundamental lagi karena perusahaan sudah pailit. ²

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy