imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Halo semua, kembali lagi bersama saya SentimenX, rekan setia Anda dalam membedah riuh rendah pasar modal Indonesia.

​Hari ini, kita mendapati kabar yang cukup mengejutkan dari sektor properti, khususnya mengenai gerak-gerik pemegang saham pengendali dari PT Diamond Citra Propertindo Tbk ($DADA). Mari kita kupas tuntas apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik layar.

​Informasi Aktual & Terpercaya: Aksi Jual Pengendali DADA

​Berdasarkan data yang masuk per 17 Januari 2026, PT Karya Permata Inovasi Indonesia (KPII), yang merupakan pemegang saham pengendali dari DADA, telah melakukan aksi jual besar-besaran. KPII berhasil melepas sebanyak 600 juta lembar saham perseroan.

​Dari transaksi jumbo ini, sang pengendali berhasil meraup dana segar hingga Rp40 miliar. Per 18 Januari 2026, harga saham DADA berada di level 51, yang artinya harga tersebut sudah sangat mendekati area "gocap" atau level terendah di pasar reguler.

​Efek Sentimen terhadap Sektor Properti

​Aksi jual oleh pengendali biasanya menjadi sinyal yang sangat diperhatikan oleh pasar, terutama untuk emiten properti dengan kapitalisasi pasar kecil hingga menengah.

​Sentimen Negatif Sektoral: Langkah KPII ini dapat memicu kekhawatiran investor pada emiten properti lapis ketiga lainnya seperti LPCK atau GMTD, karena pasar cenderung waspada akan adanya aksi serupa dari pengendali lain di tengah kondisi properti yang masih menantang.

​Tekanan Likuiditas: Penjualan dalam jumlah masif (600 juta saham) menambah suplai saham di pasar secara mendadak, yang jika tidak dibarengi permintaan kuat, akan menekan harga ke level terendah.

​Hasil Analisa SentimenX

​Aksi lepas saham oleh pengendali di saat harga mendekati level 50-an sering kali dianggap sebagai sinyal kurang percaya diri terhadap prospek jangka pendek atau kebutuhan likuiditas mendesak dari pihak pengendali.

​Kesimpulan Strategi: NEGATIF (Waspada Tinggi)
​Melihat porsi penjualan yang sangat besar, sentimen ini dikategorikan sebagai Negatif. Berikut adalah rincian panduannya:

​1. Negatif (Penjelasan)

​Sentimen ini negatif karena ketika "orang dalam" atau pengendali keluar dalam jumlah besar, pasar menangkap pesan bahwa harga saat ini mungkin sudah dianggap maksimal bagi mereka, atau ada risiko kinerja yang belum terungkap ke publik. Dengan harga di 51, risiko "tertidur" di level 50 sangatlah besar.

​2. Untuk Scalping (Sesi 1)

​Sangat berisiko karena volatilitas yang sempit di harga bawah.

​Support: 50 (Batas psikologis terendah di pasar reguler).

​Resistance: 53 - 55 (Area jual cepat jika ada pantulan teknis sesaat).

​3. Untuk Swing / Hold (Jangka Panjang)

​Target Harga: Tidak disarankan untuk swing saat ini.
​Insight: Secara teknikal, saham yang tertahan di level 51 setelah aksi jual pengendali memiliki risiko likuiditas yang buruk. Sebaiknya menunggu (wait and see) sampai ada aksi beli kembali (buyback) atau perubahan kinerja fundamental yang signifikan.

​Rangkuman Sederhana:

Bos besar (pengendali) DADA baru saja menjual saham mereka sebanyak 600 juta lembar dan mendapatkan uang 40 miliar. Biasanya, kalau bosnya saja jualan, investor kecil jadi takut kalau perusahaan lagi ada masalah atau harganya bakal turun terus ke level 50. Jadi, lebih baik hati-hati banget kalau mau masuk ke saham ini sekarang.
​still use ur DYOR

$LPCK $GMTD

#DikasihKeluarMalahNyerok 😅😅😅
#hadeehh

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy