@NabilaLasmana Kebetulan saya juga penganut dividen investing. Kalo ini porto saya maka akan saya lakukan hal berikut:
Saya akan fokus ke $ADRO utk dividen dan gain jangka panjang, karena story diversifikasinya cukup bagus, proyek2 smelter dan EBTnya sedang berjalan dan ada uang tunggu dividen, dgn harga sekarang Yield bisa 10% Up. Dividen terima 2x di bulan Januari dan Juni, jadi ada cashflow masuk sbg uang tunggu.
Untuk saham Batubara saya agak kurangi dulu, kalaupun mau cicil pilih saja salah satu yg terjangkau secara nominal (karena saya karyawan yg mengandalkan gaji utk beli saham). Dari AADI, BSSR dan $PTBA, saya lebih memilih PTBA utk jangka panjang dividen bulan Juni atau Juli, tapi BSSR juga bagus, pilih saja salah satunya.
Grup astra saham AUTO juga perlu dipegang utk cashflow dari dividen bulan Mei dan Oktober dengan Yield sekitar 7%, namun karna posisinya cuma 1 lot bisa dipertimbangkan untuk dijual dan bisa dibelikan saham ADRO utk akumulasi sambil averaging down.
Saya akan jual semua saham Bank non-syariah (BBRI, BJTM, BNGA, NISP) jual bertahap saat hijau/untung. Jika masih tetap mau saham Bank, pilih saja yg syariah selagi masih punya pilihan misal BRIS, tapi karna yieldnya kecil, pilihan utk saham Bank bagi saya prioritas akhir juga porsinya akan kecil, atau bisa juga saham perusahaan dgn ekosistem emas.
Saham $MPMX tetap saya pertahankan ini sbg saham dividen play murni, karna dapat gainnya agak sulit. Yield 10% Up dan konsisten terima di bulan Juni.
DMAS, yield dividen cukup tinggi, namun bolong bagi dividen tahun 2024, ini saya jadikan prioritas belakangan utk masuk porto, kalau mau porto lebih ringkas DMAS bisa dijual (kalau sudah hijau) dan dibelikan ke MPMX dividen yieldnya hampir mirip.
Untuk saham utilitas (PGAS, POWR), POWR paling stabil secara dividen bulan Juni dan Desember dengan Yield tahunan berkisar 9-10%, ini tetap saya pertahankan secara nominal harganya juga pas untuk dibeli rutin oleh karyawan seperti saya. Untuk PGAS juga bagus yield dividen juga sekitar 9% up dgn pembagian dividen bulan Juni/Juli, nominal harga lebih tinggi dari POWR, pilih salah satu, tapi saya lebih suka POWR karna lebih stabil dan PGAS lebih volatil.
Salah satu saham sawit terbaik menurut saya adalah TAPG apalagi dgn story pemanfaatan sawit sbg biodisel B40 maupun nantinya B50, permintaan domestik akan cukup tinggi kedepannya, jadi dari TAPG bisa diharapkan capital gain dan dividen rutin 10% up.
TPMA perusahaan kapal tongkang batubara, masuk ke ekosistem batubara, dividen yield 9% up tergantung EPS, pembagiannya sekitar bulan Mei atau Juni, saya akan masukkan sbg prioritas belakangan utk masuk porto karna masuk ekosistem batubara saya anggap PTBA sudah mewakili.
Jadi utk dividen investing fokus porto saya akan pada ADRO porsi 35% (DY 10% up), MPMX porsi 25% (DY 10% up), POWR 18% (DY 9% up), dan PTBA/BSSR porsi 20% (DY 10% up).
Untuk saham lainnya yg gainnya besar tapi lotnya kecil, disimpan saja sebagai pemanis (AADI odd lot PUPS gain 35% dan TAPG gain 65%) total sekitar 2% dari total porto.
Dengan begitu saya akan dapat dividen yield sekitar 10% up jika DPS kira-kira sama dgn tahun lalu. Dan sebaran dividennya diterima di bulan Januari (ADRO), Mei (TAPG), Juni (ADRO, MPMX, POWR, PTBA), November (AADI), Desember (POWR).
Itu kalau saya yg punya porto ya,..DC on,..馃槃