Rata-rata Gaji Komisaris dan Direktur Saham Nikel $ANTM vs $INCO vs $MBMA vs DLL
Lanjutan dari postingan sebelumnya di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Kalau kita bandingkan gaji karyawan dengan gaji manajemen saham nikel, pasti langsung kaget karena jaraknya jauh banget. Di nikel, cost orang itu bukan cuma soal kemanusiaan, tapi juga soal daya tahan operasional, produktivitas, dan risiko sosial di site. Yang menarik, saat gaji karyawan biasanya naiknya pelan dan terikat skala produksi, remunerasi manajemen bisa melonjak atau dipangkas tajam tergantung struktur grup, governance, dan narasi kinerja. Jadi yang bikin investor kaget bukan sekadar angka besarnya, tapi pola naik-turunnya, lalu seberapa selaras dengan revenue dan laba. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Kalau dilihat dari LK Q3 2025, INCO berdiri paling tinggi di total remunerasi sekitar Rp100,86 Miliar, lalu ada pasangan tebal MBMA sekitar Rp40,98 Miliar dan NCKL sekitar Rp40,09 Miliar, baru ANTM sekitar Rp20,06 Miliar. Di bawahnya ada HRUM sekitar Rp12,42 Miliar, DKFT sekitar Rp9,80 Miliar, NICE sekitar Rp8,78 Miliar, sementara IFSH dan NICL yang angkanya tersedia berbasis FY 2024 sekitar Rp12,30 Miliar sehingga tidak apple-to-apple dengan 9M 2025. Statistik lintas emiten yang dipakai di data investor menunjukkan rata-rata estimasi annualised Rp65,8 Miliar dan median Rp41,2 Miliar, tapi ini memang sensitif karena outlier INCO dan karena sebagian angka diubah ke annualised. Jadi cara baca yang paling aman adalah fokus urutan skala dan arah tren, bukan terpaku satu angka ringkasan.
Yang paling nyentil justru saat tren remunerasi dibandingkan dengan tren laba. ANTM dan NICE terlihat paling enak dibaca karena remunerasi relatif moderat, tapi revenue dan laba justru ngebut, artinya perusahaan dapat leverage operasional tanpa meledakkan biaya manajemen. HRUM kebalikannya, laba turun dan remunerasi dipotong besar, ini biasanya sinyal manajemen sedang menyesuaikan diri dengan siklus komoditas dan tekanan margin. INCO jadi outlier, remunerasi naik kencang sementara laba nyaris stagnan, ini yang biasanya memicu pertanyaan investor soal KPI dan justifikasi. IFSH juga rawan ditanya karena laba turun tapi remunerasi FY naik, sementara MBMA unik karena revenue turun tajam tapi laba naik, jadi remunerasi perlu dibaca bersama cerita efisiensi dan pergeseran mix bisnis. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
馃П Total remunerasi 9M 2025
INCO sekitar Rp100,86 Miliar, tumbuh +58,92%
MBMA sekitar Rp40,98 Miliar, turun -4,42%
NCKL sekitar Rp40,09 Miliar, turun -5,54%
ANTM sekitar Rp20,06 Miliar, tumbuh +10,07%
HRUM sekitar Rp12,42 Miliar, turun -69,96%
DKFT sekitar Rp9,80 Miliar, tumbuh +7,77%
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
馃搱 Pertumbuhan remunerasi
INCO +58,92% saat laba +2,6%
ANTM +10,07% saat laba +171,4%
DKFT +7,77% saat laba +52,8%
MBMA -4,42% saat laba +37,0%
NCKL -5,54% saat laba +33,2%
HRUM -69,96% saat laba -46,7%
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
馃捀 Remunerasi per orang per bulan
INCO Direksi sekitar Rp1,37 Miliar per orang per bulan, Komisaris sekitar Rp294 Juta per orang per bulan
MBMA gabungan sekitar Rp759 Juta per orang per bulan
NCKL gabungan sekitar Rp556,8 Juta per orang per bulan
DKFT Direksi sekitar Rp278,6 Juta per orang per bulan
ANTM Direksi sekitar Rp247 Juta per orang per bulan, Komisaris sekitar Rp106,8 Juta per orang per bulan
NICE gabungan sekitar Rp88,6 Juta per orang per bulan
HRUM gabungan sekitar Rp172,5 Juta per orang per bulan, basis USD jadi sensitif kurs
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
馃殌Rasio Gaji Direktur dan komisaris vs Karyawan
INCO Direksi sekitar 31,00x dibanding rerata karyawan sekitar Rp44,2 Juta per bulan
NCKL gabungan sekitar 26,26x dibanding rerata karyawan sekitar Rp21,2 Juta per bulan
INCO Komisaris sekitar 6,65x dibanding rerata karyawan sekitar Rp44,2 Juta per bulan
NICE gabungan sekitar 5,83x dibanding rerata karyawan sekitar Rp15,2 Juta per bulan
ANTM Direksi sekitar 5,23x dibanding rerata karyawan sekitar Rp47,2 Juta per bulan
ANTM Komisaris sekitar 2,26x dibanding rerata karyawan sekitar Rp47,2 Juta per bulan
ANTM total orang manajemen 2025 jadi 13 dari 2024 yang 10, jadi kenaikan total remunerasi sebagian bisa datang dari jumlah orang
INCO memperbesar struktur dewan, jadi total remunerasi dan kenaikannya perlu dibaca bersama kompleksitas JV dan governance, tapi tetap wajib ditanya KPI karena laba hampir datar
MBMA Direksi berkurang dari 4 jadi 3, total remunerasi turun tipis, sementara laba naik saat revenue turun, jadi fokusnya ke kualitas laba dan sustainability margin
NCKL jumlah orang stabil, remunerasi turun, laba naik, ini biasanya paling mudah diterima investor soal alignment
NICE jumlah orang stabil 11, remunerasi terlihat rendah per orang, sementara laba dan revenue ngebut, ini biasanya terlihat paling efisien di sisi manajemen payroll
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/10









