Kapan Sih Lo Harus Cut Loss Sebelum Bangkrut Total?
Guys, gue mau bahas topik yang paling SUSAH dan paling MENYAKITKAN buat investor manapun: CUT LOSS! Lo tau nggak kenapa banyak investor retail yang loss gede-gedean sampe jadi "investor kandang ternak"? Bukan karena mereka bodoh, TAPI KARENA MEREKA NGGAK BERANI CUT LOSS! Mereka lebih milih nahan saham yang turun 50%, 60%, bahkan 70% dengan harapan "nanti juga balik kok!" Tapi kenyataannya? Nggak pernah balik! Malah makin turun! Dan uang mereka LENYAP!
Pertama-tama, lo harus ngerti konsep dasar ini: CUT LOSS ITU BUKAN KALAH, TAPI STRATEGI SURVIVE! Bayangin lo lagi perang, terus kaki lo kena tembak. Lo punya dua pilihan: (1) Ngebandemin luka dan mundur sementara buat recovery, atau (2) Nekat terus maju sampe lo mati kehabisan darah. Mana yang lebih smart? JELAS PILIHAN 1 kan?! Cut loss itu sama, lo akuin kerugian kecil sekarang supaya lo bisa survive dan fight another day dengan strategi yang lebih baik!
Tapi kenapa susah banget buat cut loss? Karena ada yang namanya LOSS AVERSION dan EGO! Manusia itu secara psikologis lebih takut rugi daripada seneng untung. Rasa sakit loss 1 juta itu dua kali lebih kuat dibanding rasa senang profit 1 juta. Makanya pas saham lo turun 20%, lo nggak berani jual karena "sayang" sama ruginya. Lo pikir "Ah nanti juga naik!" Terus turun jadi 30%, 40%, 50%, dan lo masih nahan karena udah terlanjur "sayang" sama kerugian yang makin gede. INI JEBAKAN PSIKOLOGI!
Terus pertanyaannya: KAPAN WAKTU YANG TEPAT BUAT CUT LOSS? Jawabannya tergantung strategi lo, tapi gue kasih guideline umum yang dipake banyak trader dan investor sukses: SET STOP LOSS DI AWAL PAS LO BELI! Misalnya lo beli saham di harga 1000, set stop loss di 900 (loss 10%) atau 850 (loss 15%). Kalo harga nembus level itu, LANGSUNG JUAL tanpa mikir panjang! Jangan pernah berharap "mungkin besok naik" karena itu cuma wishful thinking!
Yang lagi rame sekarang, banyak ritel BUMI yang udah loss 30-40% tapi masih hold karena "nunggu balik modal dulu baru jual!" SALAH BESAR! Ini namanya average down tanpa strategi! Lo tau nggak, dari loss 50% itu butuh gain 100% buat balik modal?! Misal uang lo 10 juta jadi 5 juta (loss 50%), buat balik ke 10 juta lo butuh profit 100% dari 5 juta! SUSAH BANGET! Makanya lebih baik cut loss di 10-20% daripada nunggu sampe 50-70%!
Ada satu prinsip penting yang harus lo pegang: "Cut your losses short, let your profits run!" Artinya, kalo rugi dikit langsung cut, tapi kalo untung biarkan jalan terus! Ini kebalikan dari yang dilakukan kebanyakan ritel. Mereka malah "cut profit short, let losses run!" Untung 5% langsung jual takut turun, tapi rugi 50% masih hold berharap naik! TERBALIK GUYS! Makanya mereka loss terus!
Terus gimana kalo lo udah terlanjur loss gede? Misal udah loss 40-50%, masih worth it cut loss atau nggak? Jawabannya: TERGANTUNG FUNDAMENTAL SAHAMNYA! Kalo fundamentalnya bagus dan lo yakin long term bakal naik lagi, bisa hold. Tapi kalo fundamentalnya jelek, track recordnya mengerikan kayak BUMI, dan semua tanda menunjukkan bahaya, LEBIH BAIK CUT LOSS SEKARANG daripada nunggu loss jadi 70-80%! Sisa 50% masih bisa lo pake invest di saham lain yang lebih bagus!
Yang paling penting: JANGAN EMOTIONAL ATTACHMENT SAMA SAHAM! Saham itu bukan pasangan lo, bukan anak lo, bukan harta warisan! Saham itu cuma INSTRUMEN INVESTASI! Kalo nggak profitable, BUANG dan cari yang lain! Jangan kayak orang bucin yang toxic relationship tapi masih bertahan karena "udah terlanjur cinta!" NGGAK! Ini soal DUIT, bukan soal CINTA! Be rational, not emotional!
$IHSG $BBCA $BBRI