💡✨Bye $ASII, Welcome $PANS! Strategi Tukar Guling Demi Dividen Jumbo + Value
Minggu lalu saya memutuskan "bungkus" profit ASII di harga 6.950 karena sudah menyentuh target bottom saya. Terima kasih, Astra! Tapi uangnya nggak saya diamkan. Langsung saya switch ke PANS di harga 1.450.
Kenapa PANS? Target saya konservatif di 2.050 - 2.350. Ini alasan kenapa saya berani masuk:
🌟 1. Valuasi Masih "Salah Harga" (PBV < 1) Saya masuk di PBV ±0.66x. Bahkan kalau nanti harga naik ke target saya (2.100), itu PBV-nya masih di bawah 1x. Buat penganut Value Investing, ini Margin of Safety-nya tebal banget. Ibarat beli barang bagus di harga diskon.
🌟 2. Mesin Dividen (Yield ±9%) Strategi Dividend Investing sangat masuk akal di sini.
• Realita Kinerja: Memang, per Q3 2025 Laba Sebelum Pajak terkoreksi menjadi Rp 143,1 Miliar (vs Rp 163,3 Miliar di 2024).
• Perspective: Tapi ingat, dengan harga sekarang (1.450), penurunan itu sudah priced-in. Jika disetahunkan, potensi dividen tahun buku 2025 diprediksi tetap memberikan yield jumbo di kisaran 9% (mengacu pada dividen tahun lalu Rp 150/lembar). Sangat worth it untuk ditunggu.
🌟 3. Fundamental Tidur Nyenyak Buat long term, saya cek neracanya sangat aman.
• Likuiditas: Mayoritas liabilitas PANS adalah utang usaha/nasabah (wajar di bisnis sekuritas), bukan utang bank berbunga yang mencekik. Risiko bangkrut sangat minim.
• Retained Earnings: Saldo laba ditahannya triliunan. Ini "bantal" empuk yang menjamin mereka tetap bisa bagi dividen meskipun laba tahun berjalan lagi agak seret.
⚠️ Risk Assessment (Tetap Waspada!):
• Value Trap: PANS sudah lama "parkir" di PBV 0.6x - 0.8x. Nunggu balik ke harga wajar (PBV 1x) bisa butuh napas panjang. Kuncinya sabar makan dividen.
• Volatilitas Laba: Bisnis sekuritas sangat tergantung IHSG. Kalau pasar sepi, laba PANS pasti ikut kegerus.
Kira-kira pada punya PANS diharga berapa dan set target berapa?
Disclaimer On. Bukan ajakan jual/beli. Do your own research.