$PWON guys,

kemarin PWON sempat terbang melewati 400 lebih namun perhari ini PWON kembali ke 384,Apa penyebabnya ? bagi yang belum tau saya akan membagikan informasi sedikit kenapa sempat naik lalu turun kembali, YA jawabannya karena ada influencer yang berkata soal MALL disemarang yang sedang dibangun dan juga ini perusaahaan milik konglo pak Alexander tedja, dan valuasi yang besar namun harga saham yang murah, sesaat para ritel menyerbu saham ini, namun sebagian yang sudah lama menjadi penghuni langsung keluar dari saham ini, itulah mengakibatkan kenapa saham sempat naik lalu turun kembali, ini murni salah satu pengaruh influencer.

AKAN TETAPI !!!!
Fundamental PWON di 2025 terbukti sangat solid, saham dengan julukan "defensive stock" ini Mereka tidak merugi, tapi pertumbuhannya konservatif (single digit), Namun Laba perusahaan ini naik tipis. Ini menunjukkan PWON mampu menjaga efisiensi, tetapi belum ada "ledakan" laba yang signifikan yang bisa memicu harga saham terbang tinggi secara instan. Ini alasan kenapa harga sahamnya bergerak slow (boring).

oh iya guys, Mengapa PWON disebut "Raja Mall" dan aman?
Pendapatan dari sewa mal, servis apartemen, dan hotel menyumbang mayoritas pendapatan,Pertumbuhan segmen ini mencapai 7,7%.
Faktanya Okupansi mal-mal PWON (Gandaria City, Kokas, Tunjungan Plaza) rata-rata di atas 95%. Ini adalah "bantal empuk" yang menjaga PWON tidak akan bangkrut meski tidak ada orang beli rumah.

Namun ada kabar buruk juga, Penjualan rumah tapak (landed house) turun cukup dalam,Hingga September 2025, PWON baru mencatatkan Rp 903 Miliar, yang mana hanya 50% dari target tahunan (Rp 1,8 Triliun). 馃く
kejadian ini dikarenakan Pasar properti fisik sedang lesu karena suku bunga tinggi. Ini adalah alasan fundamental mengapa harga saham PWON tertekan di area 370-380 dan belum lari ke 500. Pasar kecewa dengan penjualan unit barunya.

tapi bicara kekuatan "DOMPET" nya, PWON punya uang tunai super banyak. Bandingkan dengan kapitalisasi pasarnya, uang tunainya saja hampir 40% dari nilai perusahaan. Sangat jarang ada perusahaan properti se-likuid ini. dan untuk Rasio Utang (Debt to Equity) PWON sangat rendah dibandingkan pesaingnya (seperti APLN atau LPKR). Risiko gagal bayar utang hampir 0%

bagaimana dengan DIVIDEN ? Dengan laba 2025 yang naik tipis (Rp 1,73 T), kemungkinan besar PWON akan tetap membagikan dividen di kisaran Rp 13 - Rp 14 per saham pada Juni/Juli 2026 nanti. Ini bisa menjadi "bonus" buat Anda jika hold saham ini sampai pertengahan tahun.

jadi yang memegang saham ini untuk invest adalah pilihan tepat, jangan jadikan scalping disaham ini karena itu tergantung momen saja.

Read more...
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy