Tadi ada orang yang awam tentang saham bertanya ke saya. Kemudian saya jelaskan panjang lebar. Beliau kira saham itu seperti judoy. Tapi itu tidak salah. Kenapa??
Dalam dunia saham, orang sering kali mencampuradukkan istilah "main saham". Padahal, niat dan cara mainnya bisa sangat berbeda. Agar tidak bingung, mari kita analogikan dengan sebuah kebun mangga:
1. Investor (Si Pemilik Kebun)
Investor adalah orang yang membeli bisnisnya, bukan cuma harganya. Mereka melihat saham seperti pohon mangga yang akan terus tumbuh dan berbuah.
Tujuan: Memiliki aset yang tumbuh (jangka panjang) dan mendapatkan "buah" (dividen).
Gaya: Buy and Hold. Mereka tidak panik kalau harga naik-turun sedikit karena mereka percaya pohonnya sehat.
Analisis: Fundamental. Mereka cek "kesehatan akar" (laporan keuangan) dan "kualitas tanah" (prospek industri).
2. Trader (Si Pedagang Buah)
Trader tidak peduli pohonnya mau hidup 100 tahun atau tidak. Mereka hanya ingin membeli mangga saat murah dan menjualnya saat mahal di pasar.
Tujuan: Mendapatkan keuntungan dari selisih harga (capital gain) dalam waktu singkat (harian atau mingguan).
Gaya: Disiplin tinggi. Kalau harga mangga turun ke titik tertentu, mereka langsung jual agar tidak rugi banyak (cut loss).
Analisis: Teknikal. Mereka melihat "grafik harga pasar" dan tren kerumunan orang di pasar.
3. Spekulator (Si Penebak Cuaca / Penjudi)
Spekulator sering kali bertaruh pada hal-hal yang tidak pasti atau hanya berdasarkan kabar burung. Mereka berharap pada keberuntungan besar atau "angin kencang" yang bisa membuat mereka kaya mendadak.
Tujuan: High Risk, High Return. Ingin profit kilat dengan risiko kehilangan seluruh modal.
Gaya: FOMO (Fear of Missing Out). Masuk karena "katanya" saham ini mau terbang, tanpa tahu alasannya.
Analisis: Intuisi atau Rumor. Sering kali tanpa data, hanya berdasarkan insting atau bisikan di grup media sosial.
Sampai sini sudah paham kan untuk memulai jadi apa anda di market??
Random tag $BBCA $BREN $ADRO