$WIFI $INET dongeng saham edisi #579
Kemarin nemu konten di TikTok soal FiberCo.. jadi iseng ngobrol sama Chat GPT... begini kesimpulannya.
Kenapa WIFI paling masuk akal jadi kendaraan Tbk-nya FiberCo?
1️⃣ Kontrol sudah rapi
WIFI dan FiberCo di bawah payung yang sama (langsung/tidak langsung via Arsari Group)
Artinya tidak ada hostile takeover, tidak ada drama pengendali
Ini re-organisation, bukan akuisisi agresif
➡️ OJK & BEI lebih nyaman
2️⃣ Narrative fit-nya bersih
WIFI = infra digital
FiberCo = fiber backbone
Pasar bisa terima cerita:
“Infra digital platform berbasis fiber, neutral host.”
Kalau kamu suntik ke emiten yang core-nya beda → market akan menolak.
3️⃣ Lebih realistis daripada IPO FiberCo
IPO FiberCo langsung:
1. Valuasi besar
2. Track record JV masih pendek
3. Market infra lagi selektif
Masuk lewat WIFI:
1. Soft landing
2. Valuasi bisa di-build bertahap
3. Tidak perlu “jual mimpi” ke publik baru
4️⃣ WIFI cukup ‘kosong’ tapi relevan
Ini poin brutal tapi penting:
1. WIFI tidak terlalu besar → mudah di-scale
2. Tapi tidak kosong secara cerita
3. Cocok jadi platform vehicle, bukan sekadar shell
5️⃣ Secara regulator: ini jalur paling minim resistensi
Karena:
1. Bisa lewat inbreng / spin-in bertahap
2. RUPS independen jelas
3. Minority protection bisa dikemas rapi
4. BEI (Bursa Efek Indonesia) lebih suka ini daripada IPO jumbo yang berisiko gagal.
Tapi aku harus jujur: ini bisa gagal kalau 1 hal ini salah
Kalau FiberCo belum cashflow-credible (EBITDA lemah / proyek-based), maka:
1. Market akan anggap ini parkir aset
2. Saham WIFI bisa dihajar
3. Minority ribut → reputasi kena
Jadi WIFI paling mungkin, tapi bukan otomatis aman.
Kesimpulan keras
1. Most likely vehicle: ✅ WIFI
2. Most controllable: ✅ WIFI
3. Most regulator-friendly: ✅ WIFI
Paling rawan disalahartikan market:
Ini bukan pertanyaan “bisa atau tidak”, tapi:
Apakah timing + kualitas asetnya cukup kuat untuk publik?