Sore bro, ujan-ujan gini gue coba ngulik $TBIG (Tower Bersama Infrastructure Tbk.) ya. Tetep dengan perspektif yang sesuai pengalaman cupu gue.
Seperti biasa gue lihat dari 3 hal ya..
Pertama dari sisi fundamental. Si menara (competitornya $TOWR) yang lagi melambat.
Isi perut $TBIG saat ini ibarat menara yang baut-bautnya mulai butuh dikencengin lagi.
Laba Bersih Di Q3 2025, laba bersih cuma tembus 286 Miliar. Ini merosot tajam dibanding Q2 2025 yang dapet 409 Miliar dan Q3 2024 yang 437 Miliar.
Repenue di Q3 2025 tetap stabil di angka 1,71 Triliun. Artinya, sewa menara jalan terus, tapi biaya operasional atau beban bunga mungkin lagi naik, makanya labanya kegerus.
Valuasi lagi mahal coy. PE Ratio (TTM) di level 38,96x dengan PBV 5,06x. Pasar masih kasih harga tinggi karena berharap pada dividen dengan yield di kisaran 1% - 2,2%.
Kedua dari sisi smart money si garis kuning. Lu liat deh, TBIG lagi diakumulasi pelan tapi pasti, meskipun di awal 2026 agak turun tapi secara trend dari jauh, nanjak terus trendnya.
Kalo diperharikan broksumnya, sejak mid 2022, awal garis kuning naik. Meskipun ZP, AK, dan RX jualan hampir 1,2 Triliun, ada tangan broker KI yang nampung semua di harga 2.160 senilai 2 Triliun. Ini bukan main-main, nilainya jumbo banget. Jadi momen pas asing udah mulai abis barangnya, di situ KI memungkinkan buat narik harga. Jadi, mumpung harga masih ga jauh di area rata-rata KI, gue rasa ini waktu yang pas buat kita mulai lirik.
Terakhir, Dari sisi teknikal.
Secara visual, TBIG lagi main-main di area yang sangat krusial.
Harga (2.240) hari ini baru saja memantul sedikit di atas support EMA 50 (@ 2.166). Selama bertahan di atas garis biru ini, tren jangka menengah masih ada harapan.
Jaring pengaman utama ada di 2.038. Kalau ini jebol, barulah kita panik karena tren besar uptrend resmi bubar.
Volume kamis kemarin masih sepi, cuma 3,75 M dibandingkan rata-rata 8,27 M. Ini tandanya supply kering. Yang mau jualan di bawah udah abis, tinggal nunggu Demand agresif masuk buat narik harga lagi dan mudah2an si KI
Nah Gimana Trading Plan
Story-nya clear ya bro, bandar (KI) punya barang buanyak. Mereka nggak bakal biarin harganya longsor gitu aja tanpa perlawanan, kalopun mau exit dengan profit, merekq harusnya narik harga keatas dulu dengan barang segitu banyaknya.
Entry bisa cicil di area 2.180 - 2.240. Manfaatin pantulan di atas EMA 50.
Target jangka pendek di 2.500. Begitu nyampe sini, pantau apakah volume meledak. Kalau nggak, lu mending ikutan bungkus cuan.
Jika supirnya niat narik lagi ke pucuk lama, targetnya di 2.800 an
Stop loss kalau harga closing di bawah 2.150. Artinya EMA 50 gagal menahan beban dan supirnya mungkin nyerah nahan harga.
