RKAB 2026 Telah Disetujui!!! Gimana Potensi Dampaknya Bagi INCO?
INCO mengumumkan kalau Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tahun 2026 sudah memperoleh persetujuan resmi dari Kementerian ESDM.
Adanya persetujuan tersebut menunjukkan kepastian operasional dan kelanjutan investasi jangka panjang INCO dalam bagian ekosistem nikel Indonesia dan rantai pasok global. Setelah sebelumnya INCO mengumumkan jika RKAB 2026 belum disetujui.
Diperolehnya persetujuan RKAB tersebut membuat INCO saat ini berfokus dalam mengembalikan seluruh kegiatan operasional dan konstruksi yang ada di Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi. Hal ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalan karena penghentian sementara yang dilakukan sebelumnya.
Kondisi ini pastinya sangat positif bagi INCO, karena sebelumnya ada rencana pemangkasan produksi bijih nikel nasional dari Pemerintah Indonesia dari target produksi tahun 2025 sebesar 379 juta ton menjadi 250 - 260 juta ton untuk tahun 2026.
Adanya rencana pemangkasan berpotensi membuat pasokan global berpotensi turun karena Indonesia merupakan produsen nikel terbesar dunia, yang hal ini bisa mendorong kenaikan harga nikel global.
Ini terbukti juga dengan harga nikel global yang melambung tinggi kenaikannya, bahkan saat ini harganya mencapai USD 18.595 per ton, atau ada kenaikan sebesar 11% sepanjang tahun 2026 ini.
Dengan harga nikel yang naik, dilain sisi rencana produksi nikel INCO tetap sesuai dengan targetnya mereka, maka ini akan berpotensi bagus bagi kinerja pendapatan dan laba bersih tahun 2026.
Kinerja INCO sendiri sepanjang sembilan bulan tahun 2025 mencatatkan penurunan pendapatan yang tipis 0,4% secara yoy menjadi USD 705,3 juta. Laba kotornya turun 8% menjadi USD 73,4 juta. Sedangkan laba bersihnya naik 3% menjadi USD 52,4 juta, karena terdorong dari keuntungan atas pengakuan nilai wajar aset derivatif, dari sebelumnya yang merugi.
Pendapatan dan laba kotor yang turun tersebut disebabkan oleh turunnya harga realisasi rata-rata nikel matte sebesar 8,7% menjadi USD 12.106 per ton dari sebelumnya USD 13.262 per ton.
Gimana menurutmu, apakah pendapatan dan laba bersih INCO tahun 2026 bisa growth?
馃憠聽Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.
Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
$INCO $HRUM $ANTM
1/4



