$BIRD Part 2
1 hal yang bisa jadi bom waktu di BIRD itu Adalah utang berbunganya. Kenapa ini bahaya? Coba cek Gambar 1 yang udah gw upload. Disitu keliatan utang berbunga BIRD dari 2022 sampai sekarang itu konsisten naik. FYI aja utang berbunga ini mewakili lebih dari 50% liabilitas Perusahaan. Kenaikannya begitu massif di 2022 Cuma 679 miliar, 2 tahun berturut-turut naik 300 miliar. Di 2025 ini malah naik 400-500 miliar jadi 1,8T alias lebih besar 25% dibanding desember tahun lalu.
Anyway, gw bilangnya hal yang “bisa” jadi bom waktu yaa, bukan "pasti" jadi bom waktu. Karena sebenernya tujuan BIRD ambil utang berbunga ini Adalah untuk hal yang baik, yaitu ekspansi. Penggunaan utang berbunga BIRD yang utama Adalah untuk menambah armada. Penambahan ini juga terefleksikan dengan kondisi asset tetap BIRD yang terus bertumbuh (Gambar 2). Keseriusan BIRD untuk bertumbuh juga bis akita lihat dari capital expenditure BIRD yang beberapa tahun terakhir konsisten mengeluarkan 1 – 1,5 Triliun (gambar 3) yang gw rasa Sebagian besar khusus buat armada Perusahaan.
Alasan itulah yang buat kenapa BIRD ini bisa terus bertumbuh kayak yang gw jelasin di part1.
Tetapi yang perlu kita perhatiin Adalah, utang berbunga ini kayak pisau bermata 2. Bisa sangat membantu untuk pertumbuhan Perusahaan kalau digunakan dengan wise, tapi bisa juga jadi penyebab awal kehancuran Perusahaan. Kondisi saat ini, kita bisa lihat kondisi free cash flow (FCF) Perusahaan yang konsisten terus negatif (gambar 4). Artinya uang dari aktivitas operasional tidak cukup menutupi untuk kebutuhan BIRD untuk ekspansi. Anggap lu punya bisnis dapet untung cash 10.000 tapi lu mau beli gerobak baru untuk ekspansi dengan harga 15.000.
Sehingga apa? Yaa mau gamau untuk menutupi kekurangan uang ekspansinya BIRD harus terus nambah utang berbunganya. Jadinya… BIRD selama ini gali lubang tutup lubang utang sebelumnya + tambahan buat ekspansi yang baru. Di perparah… dengan kondisi keuangan yang sebenernya ga generate cash itu… BIRD juga ga pernah absen bagi dividend kecuali 2020 waktu covid (gambar 5). Gw susah dapet logika berpikirnya, lu udah kekurangan uang buat nutupin ekspansi (minus) tapi masih mikirin buat bagi bagi duit lagi untuk pemegang saham.
$INET $DEWA
1/5




