$IHSG
IBM yang maju terlebih dahulu di dunia Quantum Computing
https://cutt.ly/xtkBxHiZ
Kalau tadi, Super Computer, kali ini Quantum Computing
Quantum computing ini katanya akan membuat informasi hashing, menjadi sia-sia. Coba bayangkan, betapa gilanya jika demikian. Saya tidak bilang malapetaka bitcoin, tetapi saya akan sebut ini adalah malapetaka privasi internet. Manusia yang suka bermitigasi, dapat menciptakan signatures baru seperti contohnya, PQC Signatures atau Lamport yang katanya bisa aman dari serangan quantum
Lagi sudah pasti, supercomputer tadi, membuat simulasi untuk mempercepat proses Quantum Computing dan progress manusia, membuat signatures baru yang lebih kokoh
Kalau di dunia quantum computing ini, ada term yang namanya grover's algorithm. Seperti GPU yang dapat membuat simulasi bersamaan, beda dengan CPU yang conventional, quantum dapat membuka semua simulasi lebih cepat dan cepat lagi, sampai teknik ini punya nama sendiri yaitu amplitude amplification. Hal ini dapat terjadi karena sifat quantum superposition.
Teknologi hardwarenya tetap pakai CPU, QPU, GPU, FPGA
Badannya juga terdiri aluminium, atau niobium, karena mesti dingin sekali (ABSOLUTE ZERO), lalu mesti vacuum, tetap butuh chip sampai pantulan kaca. FPGA inilah yang nanti bisa menjadi hal yang tidak umum menjadi umum diketahui orang-orang ketika quantum mulai berkembang.
GPU dengan QPU akan bekerjasama berfikir, membuat simulasi. Qubit informasi ini, dihasilkan oleh QPU, butuh sistem pendingin ketika 1 set QPU + coolernya itu sudah ada, baru namanya ASIC.
QPU ini sangat kuat, sayangnya sangat rentan (makanya harus absolute zero, sama vacuum).
CPU ini yang adalah composer, otaknya quantum computing, ia akan informasi oleh GPU, serta QPU.
CPU sama QPU ini akan sering berbicara dengan dijembatani FPGA, menggunakan converter ADC (analog-digital), karena teknologi ini berbicara gelombang.
AMD dengan Intel, produksi FPGA ini.
Memang tinggal waktu saja, agar perkembangan dunia ini, terus lanjut.