imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

๐ŸฅŠ [Bedah Strategi] Tim Serok Bawah (BOW) vs Tim Hajar Atas (Breakout)

Di market, tidak ada satu jurus yang mematikan. Yang ada adalah jurus yang COCOK dengan psikologi Anda.

Hari ini kita bedah dua mazhab utama:

1. Buy on Weakness (BOW) - Si Penyabar ๐Ÿง˜โ€โ™‚๏ธ

Definisi: Membeli di 'Lantai' (Support) saat harga sedang koreksi.

Plus: Risiko kecil (dekat Support), harga murah (diskon).

Minus: Harus sabar. Kadang harga diam lama (sideways) sebelum jalan.

Cocok untuk: Pekerja kantoran yang sibuk & tidak bisa pantau Running Trade.

2. Buy on Breakout (BOB) - Si Agresif ๐Ÿ”ซ

Definisi: Membeli saat harga menjebol 'Atap' (Resistance).

Plus: Konfirmasi tren instan. Biasanya langsung jalan kencang (profit cepat).

Minus: Harga beli lebih mahal. Risiko False Break (Jebol palsu/nyangkut di pucuk) tinggi.

Cocok untuk: Trader yang punya waktu memantau volatilitas.

Mana yang Lebih Baik? Tergantung 'Jantung' Anda. Kalau Anda tipe yang deg-degan lihat minus, pilih BOW. Kalau Anda tipe yang bosan nunggu lama, pilih Breakout.

TAPI INGAT: Keduanya butuh satu syarat mutlak: Validasi Bandarmology.

Breakout tanpa Volume Bandar = Jebakan.

BOW tanpa Akumulasi = Nangkep Pisau.

Teknik entry spesifik 'Menunggu di Tikungan' (Wave 2) saya bedah di Catatan Bio siang ini.

$BBRI $BBNI $BBTN

Read more...
2013-2026 Stockbit ยทAboutยทContactHelpยทHouse RulesยทTermsยทPrivacy