$BHIT akan sangat diuntungkan dengan tiga katalis besar dari tiga aset yang kemungkinan akan digarap secara masif di tahun 2026 ini
1. IATA baru mengumumkan target produksi batu bara sebesar 7.8 juta ton atau naik 179%, ini adalah murni growth story dan bukan survival. Uang hasil masuknya divestasi kemarin dari Starlight UAE akan digunakan sebagai capex produktif dan apabila target tersebut tercapai, maka potensi laba bersih yang akan digenerate ada di kisaran 1 - 1.2T. Bayangkan per 2025, net profit IATA hanya ada di bilangan 160-200 milyar saja. Jadi apabila growth naik 5x lipat lebih maka kita bisa membayangkan harga sahamnya. Sebagai perbandingan, di tahun 2022 IATA berhasil mencetak laba 613 milyar dengan kenaikan harga batu bara yang fantastis dan saham berhasil naik ke 280. Jadi kalau laba bersih bisa tembus di atas 1T, maka harga 300-400 akan mudah dicapai. Perlu diingat bahwa meski harga batu bara tidak setinggi tahun 2022, namun genjotan volume produksi bisa mengkompensasi hal tersebut.
2. $KPIG baru saja mendapatkan fresh money sebesar 250 milyar dari private placement dan berdasarkan keterbukaan informasi sebelumnya, diperkirakan dana ini akan digunakan untuk mempercepat pembangunan KEK MNC Lido City dengan rencana penyelesaian theme park MNC Park (yang mencoba mendekati level Disneyland), LMAC (Lido Music & Arts Center) untuk venue konser, dan Movieland (produksi film outdoor untuk kebutuhan konten MNC Vision+).
3. BMTR beberapa tahun silam pernah punya wacana untuk menggabungkan anak usaha dan BMTR menjadi surviving entity. Perlu jadi catatan bahwa BMTR ini dikuasai BHIT sebanyak 46% jadi kalau misal tahun ini agenda tersebut akan coba direalisasikan, berapa besar potensi valuasi BHIT dari ketiga usaha ini?
Jadi kita berharap kenaikan bisa seperti $BNBR, ke depan angka gocap BHIT ini tinggal kenangan saja dan jangan sampai kalau harga sudah ada di level 200an baru banyak yang FOMO dan bertanya, 'masih boleh masuk ga bang?'