Kriteria screening saham para guru

Memilih saham mana yang layak untuk dianalisis dan dipilih lebin lanjut di antara ratusan saham yang terdaftar di BEI adalah PR tersendiri.

Salah satu cara untuk memilah-milah saham agar lebih fokus adalah screening, yaitu menyaring saham-saham dengan kriteria tertentu.

Screening adalah seni untuk menyaring noise.

Mungkin kita tidak mendapatkan saham terbaik. Namun setidaknya kita bisa terhindar dari jenis saham yang tidak kita inginkan.

Bisa dibilang saya sudah melakukan screening sejak awal-awal berinvestasi (sekitar tahun 2006). Semakin lama, saya semakin bisa merasakan apakah hasil screening yang muncul masuk akal atau tidak.

Oleh karenanya, kriteria screening itu bukan sebuah pedoman mutlak. Seiring waktu, kita perlu membuat penyesuaian jika diperlukan.

Ada satu hal menarik dan mungkin kamu juga pernah menyadarinya. Biasanya ada saja 1-2 saham hasil screening yang terlihat out of place. Suka atau tidak suka, saham-saham tersebut memenuhi kriteria screening kita. Bisa jadi kriteria kita yang kurang tepat atau bisa jadi juga ini saham-saham hidden gem yang selama ini terlewatkan.

Yang jelas, jangan pernah memutuskan untuk membeli atau menjual saham hanya berdasarkan hasil screening,

It’s a big no.

Kita harus menyelami lebih dalam saham-saham yang lolos screening karena sebagus apapun hasil screening tidak bisa memberikan gambaran penuh tentang bisnisnya. Dan yang tidak kalah pentingnya, saham hasil screening bisa jadi memiliki flaw yang tidak akan terlihat dengan hanya melakukan screening.
Kali ini, saya akan sharing tentang krtiteria screening beberapa guru investasi, seperti Warren Buffett, Ben Graham, Terry Smith, Ken Fisher, dan Peter Lynch.

Disclaimer dulu ya. Kriteria dan angka batasannya adalah interprestasi saya dan mungkin bisa berbeda dengan interpretasi orang lain. Jadi jangan ditelan mentah-mentah. Saya juga melakukan beberapa penyesuaian karena ada beberapa kriteria mereka yang tidak standar.

Note: Ini semua menggunakan screener dari Stockbit.

Yuk kita mulai.

1. Warren Buffett (dengan penyesuaian)
Net Income Growth Streak (Annual) >= 5
Net Income (TTM) > 0
Net Income (Growth 3 Year) >= 0
Long-term Debt (Quarter) <= 5 x Net Income (TTM)
Return on Equity (TTM) >= 15
Free Cash Flow (TTM) > 0
Return on Capital Employed (TTM) >= 12
Total Equity > 0

2. Terry Smith
Average (RoCE 5yr) >= 14
Operating Profit Margin (TTM)(%) > 15
Total Debt (Quarter) < 5 Net Income (TTM)
Interest Coverage (TTM) > 10
Current Price to Free Cash Flow (TTM) < 30
Free Cash Flow (TTM) > 0

3. Ken Fisher
Current Price to Sales (TTM) <= 0.8
Debt to equity Ratio (Quarter) <= 0.4
EPS (3 Year CAGR) >= 15
Free cash flow (TTM) > 0
Net Profit Margin (TTM)(%) >= 5

Sampai di sini dulu ya.

Kalau banyak yang suka, saya akan lanjut ke screener selanjutnya dari Ben Graham (Defensive dan Enterprising) dan Peter Lynch (khusus Fast Grower).

Mata tua ini juga tidak bisa bohong. Saya harus zoom in agar tulisannya lebih jelas terlihat, hahaha.

Disclaimer: Tulisan ini adalah media edukasi dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Segala kerugian sebagai akibat dari penggunaan informasi pada tulisan ini buka menjadi tanggung jawab penulis.

$IHSG

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy