imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Mau coba kumpulin veteran di sini, cuss absen di kolom komentar.

Ada yang masih ingat zaman sebelum tahun 2007? Waktu kita sebagai investor masih harus pusing mikir mau masuk ke Bursa Efek Jakarta (BEJ) atau Bursa Efek Surabaya (BES)?

Dulu, segmentasinya kaku banget karena aturan kaveling pasar dari Bapepam. BEJ identik dengan saham-saham blue chip, sementara BES jadi "rumahnya" obligasi dan perusahaan menengah. Mau diversifikasi saja rasanya ribet karena infrastrukturnya terpisah.

Tapi lihat sekarang, sejak merger jadi Bursa Efek Indonesia (BEI), semuanya jadi all-in-one. Akses jauh lebih mudah, satu SID bisa sikat semua. Tapi, ada "harga" yang harus dibayar dari kemudahan ini: Tingkat ketelitian kita harus naik kelas.

Kalau dulu tantangannya adalah akses, sekarang tantangannya adalah filter. Dengan ratusan emiten baru dan berbagai papan pencatatan (dari Utama sampai Akselerasi), kita nggak bisa lagi asal beli cuma karena "katanya". Era digital bikin informasi melimpah, tapi justru di situ jebakannya.

Dulu kita cari informasi, sekarang kita harus memilah informasi. Di era "All-in-One" ini, apakah kalian merasa investasi jadi lebih mudah, atau justru lebih menantang? 馃搱

$BUMI $ESSA $TRUE

Read more...
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy