$ADHI
$ADHI: Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Rozi Sparta, mengatakan bahwa pihaknya mencatat nilai kontrak baru sebesar Rp18,1 T selama 2025 (-9,5% YoY). Realisasi tersebut setara ~106% target 2025 yang telah direvisi turun dari kisaran Rp25–28 T menjadi Rp17 T. Berdasarkan segmentasinya, perolehan kontrak baru berasal dari segmen engineering & construction (91%), diikuti oleh manufacture (5%), property & hospitality (3%), dan investment & concession (1%). Berdasarkan tipe pekerjaan, sebesar 43% kontrak baru berasal dari pekerjaan gedung, 15% infrastruktur sumber daya air, 14% jalan & jembatan, dan sisanya lainnya. Berdasarkan sumber pendanaan, nilai kontrak baru berasal dari pemerintah sebesar 69%, BUMN sebesar 23%, dan sisanya swasta.
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-implementasi-b50-ditunda-bea-ekspor-cpo-naik?source=research
