"Mengapa Berita Bagus Sering Diikuti Penurunan Harga?"
Seringkali kita melihat fenomena aneh: sebuah perusahaan merilis laporan keuangan yang luar biasa atau mendapatkan kontrak besar, namun harga sahamnya justru turun tajam setelah berita tersebut keluar. Hal ini sering membuat investor ritel bingung dan merasa dicurangi. Sebenarnya, yang terjadi adalah mekanisme "Sell on News". Smart Money yang sudah mengetahui informasi tersebut lebih awal telah melakukan akumulasi di harga bawah, dan mereka menggunakan berita bagus sebagai kesempatan untuk melakukan distribusi massal kepada ritel yang baru masuk.
Melalui Trigger Smart Money, Anda bisa melihat persiapan ini jauh sebelum berita muncul di media. Jika selama beberapa hari sebelum berita rilis Anda melihat lonjakan volume yang disertai akumulasi Clean Money yang masif, maka kenaikan harga saat berita keluar kemungkinan besar adalah tahap akhir. Jika saat berita muncul dana justru mulai keluar secara besar-besaran, itu adalah tanda bahwa arus Bad Money sedang menampung barang jualan dari para pemain besar. Mengetahui hal ini akan mencegah Anda dari membeli di "pucuk" kenaikan.
Jadilah trader yang lebih kritis terhadap informasi yang berseliweran. Berita adalah alat untuk menciptakan likuiditas bagi mereka yang bermodal besar. Selalulah kembali pada data aliran dana yang jujur dari bursa. Jika data menunjukkan distribusi bersih meskipun beritanya sangat positif, maka langkah terbaik adalah tetap waspada atau segera mengamankan profit. Dengan radar pemburu dana besar, Anda tidak akan lagi termakan oleh narasi-narasi luar, melainkan fokus pada realitas transaksi yang terjadi di lapangan.
$ULTJ $BRMS $DEWA
1/2

