$SDMU saat ini adalah "Saham Harapan". Neraca sudah bersih, tapi mesin pencetak uangnya (bisnis transportasi kimia) belum terbukti kembali prima. HOLD/Wait & See!

"... Sembuh tapi Belum Bugar", perseroan

Secara medis perusahaan, sudah keluar dari ICU. Konversi utang Rp61 Miliar sudah jadi saham (ekuitas). DER turun dari 500% ke 58%. Secara neraca, perusahaan ini sudah "bersih", tapi secara operasional, mesin pencetak labanya belum teruji kembali setelah restrukturisasi (business plan ✍️)

Pasca pandemi dan restrukturisasi, perseroan gencar membidik kembali kontrak-kontrak lama pengangkutan bahan kimia dan alkohol (bahan baku hand sanitizer dan industri farmasi) yang permintaannya mulai stabil.

​Proyek SKK Migas: Manajemen sebelumnya sempat memberi sinyal adanya proyek baru di angkutan crude oil yang berafiliasi dengan SKK Migas. Keberhasilan mendapatkan kontrak ini di 2026 akan menjadi pemicu utama kenaikan laba operasional.

(Tjoe Mien Sasminto) tidak membiarkan kapal ini karam. Dengan mengambil 1,11 Miliar saham baru, dia sekarang "senasib sepenanggungan" dengan para pemegang saham publiknya, ibarat soulmate gitu deh!

Yang dibaca smart money: “Kalau kreditur memilih jadi pemilik, berarti dia lebih percaya ekuitas daripada utangnya sendiri.”

Neraca-nya sekarang adalah salah satu yang terbersih di sektor logistik (DER 58%). Tanpa beban bunga bank yang mencekik, lanjut perusahaan punya nafas untuk ekspansi!

SDMU kini, baru saja melewati "Jembatan Emas" restrukturisasi or beautiful trap 🤷‍♂️

Persero fokus Cashflow, bukan Capex!

https://cutt.ly/5tkgC3Ll

Asosiasi Spesialis Barang Berbahaya (ASBB), mengungkapkan 'tren permintaan jasa untuk pengangkutan B3 (Barang Berbahaya dan Beracun) terus meningkat setiap tahunnya!'

https://cutt.ly/ZtkgC9OU

@limbahB3

$FPNI

$IHSG

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy