imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham emiten tambang nikel menguat pada Selasa (13/1/2026) di tengah pelemahan IHSG. MBMA memimpin kenaikan dengan lonjakan 13,85 persen, disusul MDKA naik 7,27 persen. Sejumlah saham lain seperti TINS, HRUM, NICE, ANTM, hingga INCO juga menguat, meski NICL mengalami koreksi. Penguatan ini menjaga momentum positif saham nikel saat indeks tertekan oleh penurunan saham-saham konglomerat.

Pengamat pasar modal Michael Yeoh menilai saham nikel seperti ANTM, MDKA, MBMA, dan NCKL masih menarik dari sisi fundamental. Secara teknikal, ANTM dinilai mulai membaik dengan pola double bottom dan target ke level 4.200. Selain itu, potensi masuknya ANTM ke MSCI Standard Caps di atas level tertentu dinilai bisa menjadi katalis tambahan bagi pergerakan sahamnya.

Dari sisi komoditas, harga futures nikel naik ke kisaran USD17.900 per ton seiring membaiknya permintaan dari industri baja nirkarat dan baterai kendaraan listrik, serta kekhawatiran pasokan dari Indonesia. Namun, kenaikan dibatasi lonjakan stok global dan keberadaan shadow stocks. Sementara itu, harga tembaga tetap tinggi didukung prospek permintaan kuat dari transisi energi, kendaraan listrik, dan ekspansi AI, meski IHSG secara keseluruhan melemah akibat aksi ambil untung pada saham-saham big cap.

Sumber: IDX Channel

$MBMA $MDKA

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy