imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Menghindari Jebakan Batman: Volume Tinggi Tak Selalu Bagus"
Dalam dunia trading saham, ada satu mitos yang sering menyesatkan: "Volume tinggi berarti sinyal beli." Faktanya, tidak semua volume diciptakan sama. Banyak trader terjebak pada saham yang volumenya melonjak drastis di puncak kenaikan, hanya untuk mendapati harga berbalik arah dan jatuh keesokan harinya. Mengapa? Karena volume tersebut adalah Bad Money alias distribusi. Para pemain besar sedang "guyur" atau membuang barang kepada ritel yang baru masuk karena takut ketinggalan (FOMO). Tanpa filter Money Flow, volume besar hanyalah angka kosong yang bisa menjadi jebakan mematikan bagi modal Anda.

Di sinilah peran penting dari pemisahan antara dana masuk dan dana keluar. Trigger Smart Money tidak hanya menghitung berapa banyak lembar saham yang berpindah tangan, tapi siapa yang lebih dominan dalam transaksi tersebut. Jika volume tinggi disertai dengan Clean Money yang negatif, itu adalah peringatan bahaya bahwa ada distribusi besar-besaran yang sedang terjadi. Sebaliknya, jika harga turun namun Smart Money tetap masuk secara konsisten, itu bisa jadi peluang buy on weakness karena besar kemungkinan harga hanya ditekan sementara untuk mengumpulkan barang lebih banyak lagi.

Memahami dinamika ini akan menyelamatkan portofolio Anda dari kerugian yang tidak perlu. Anda akan belajar untuk lebih selektif dan tidak mudah tergiur oleh grafik yang sekadar terlihat ramai di running trade. Fokuslah pada kualitas volume, bukan sekadar kuantitasnya. Dengan alat yang mampu membedah arus dana secara real-time dari data trade done, Anda memiliki filter keamanan yang memastikan bahwa setiap posisi yang Anda ambil memiliki dukungan dari "tangan-tangan kuat" yang siap menjaga harga tetap stabil atau mendorongnya lebih tinggi.
$LPPF $klbv $KEEN

Read more...

1/3

testestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy