"Pentingnya Konfirmasi Dana Saat Terjadi False Breakdown"
Fenomena False Breakdown adalah momen di mana harga saham sengaja dijatuhkan di bawah level support kunci untuk memicu kepanikan dan memaksa ritel melakukan cut loss. Arus Bad Money yang panik akan segera menjual saham mereka, berpikir bahwa tren sudah patah. Namun, tak lama setelah semua orang menjual, harga tiba-tiba memantul kembali ke atas dengan sangat cepat. Ini adalah cara Smart Money untuk membersihkan pasar dari "tangan-tangan lemah" sebelum mereka memulai kenaikan harga yang sesungguhnya.
Untuk membedakan antara kerusakan tren yang asli dan False Breakdown, Anda harus melihat apa yang terjadi dengan dananya. Trigger Smart Money akan mendeteksi apakah saat harga turun menembus support, volume yang muncul adalah volume distribusi atau justru volume akumulasi tersembunyi. Jika data Clean Money menunjukkan bahwa pemain besar justru menampung barang saat harga turun, maka itu adalah konfirmasi bahwa penurunan tersebut hanyalah jebakan. Mengetahui fakta ini akan menyelamatkan posisi Anda dari keputusan cut loss yang salah.
Kedewasaan seorang trader terlihat dari kemampuannya tetap rasional saat pasar sedang dalam tekanan. Jangan biarkan grafik harga yang menakutkan mengaburkan logika Anda. Selalu gunakan radar deteksi dana besar sebagai lapisan verifikasi akhir. Jika Smart Money terbukti tidak keluar dan justru melakukan buy on weakness, maka penurunan tersebut adalah kesempatan emas untuk menambah posisi di harga murah. Jadikan aliran dana bersih sebagai kompas Anda agar tetap berada di jalur yang benar meskipun pasar sedang penuh dengan sinyal palsu.
$PANI $STAA $SMIL
1/3


