imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Seni Mendeteksi Akumulasi di Saham 'Second Liner'"
Saham-saham lapis kedua atau second liner seringkali menjadi ladang profit yang jauh lebih besar daripada saham blue chip karena volatilitasnya yang tinggi. Namun, banyak ritel takut masuk karena pergerakannya yang dianggap liar. Kunci untuk menaklukkan saham jenis ini bukanlah pada analisis laporan keuangan semata, melainkan pada kemampuan mendeteksi kapan Smart Money mulai "membangun mesin". Di saham lapis kedua, akumulasi biasanya dilakukan secara presisi; harga dijaga agar tidak mencolok, namun volume transaksi harian mulai merangkak naik secara konsisten di atas rata-rata.

Trigger Smart Money menjadi sangat krusial di sini untuk menangkap anomali volume intraday yang 5x lipat lebih besar dari biasanya. Melalui data Clean Money, Anda bisa melihat apakah kenaikan volume tersebut adalah akumulasi bersih atau hanya sekadar arus Bad Money yang sedang melakukan spekulasi harian. Jika dana masuk bersih terus terakumulasi selama beberapa hari sementara harga masih dalam fase konsolidasi, itu adalah tanda bahwa saham tersebut sedang dipersiapkan untuk sebuah lonjakan besar. Mengetahui hal ini memungkinkan Anda untuk masuk di harga awal tren.

Jangan biarkan potensi profit di saham lapis kedua terlewat begitu saja hanya karena rasa takut akan volatilitas. Dengan memiliki radar deteksi dana besar, Anda bisa bergerak dengan rasa aman karena tahu bahwa ada modal raksasa yang sedang bekerja di balik layar. Fokuslah pada kualitas akumulasi dana yang masuk; jika Smart Money sudah menanam modal yang besar, maka risiko penurunan yang dalam menjadi lebih terbatas. Jadikan data aliran dana sebagai panduan utama Anda dalam berburu mutiara di antara saham-saham second liner Bursa Efek Indonesia.
$CDIA $CNMA $GPRA

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy