"Mendeteksi Jebakan 'Bull Trap' di Area Resistance"
Banyak trader pemula merasa sangat antusias ketika melihat harga saham mendekati level tertinggi sebelumnya (resistance). Mereka seringkali langsung melakukan pembelian dengan harapan harga akan terus meroket. Namun, di sinilah sering terjadi fenomena Bull Trap atau jebakan banteng. Harga seolah-olah menembus ke atas, menarik minat Bad Money untuk masuk, namun sebenarnya tidak ada dukungan dana yang kuat di belakangnya. Tanpa bensin yang cukup, harga akan segera berbalik arah dan jatuh lebih dalam.
Untuk menghindari jebakan ini, Anda membutuhkan validasi dari Trigger Smart Money. Sebuah penembusan resistance yang asli harus dibarengi dengan lonjakan volume intraday minimal 5x lipat dari rata-rata normal. Yang paling krusial adalah memeriksa nilai Clean Money. Jika harga naik menembus resistance tetapi data menunjukkan dana bersih yang keluar, itu adalah sinyal peringatan bahwa Smart Money sedang melakukan distribusi di harga atas. Mereka menggunakan euforia ritel sebagai likuiditas untuk menjual barang mereka tanpa membuat harga langsung hancur.
Membangun kebiasaan untuk selalu melakukan cek silang antara harga dan aliran dana akan menyelamatkan portofolio Anda. Jangan pernah membeli hanya karena grafik terlihat bagus. Pastikan ada "uang nyata" yang mendukung pergerakan tersebut. Dengan memiliki radar pemburu dana besar, Anda bisa membedakan mana breakout yang merupakan peluang emas dan mana yang hanya jebakan maut. Jadikan konfirmasi aliran dana masuk sebagai syarat mutlak sebelum Anda memutuskan untuk entry di area-area krusial pasar.
$MSJA $TCPI $TUGU
1/2

