Sedikit share, bukan ajakan jual beli apapun and DYOR:
Saat ini saya paling suka dengan saham-saham model $ASII yang secara jangka panjang labanya terus tumbuh, tetapi jarang ada yang lirik sehingga dari pasca covid sampe sekarang harganya sideways di rangel 4000an - 8000an paling tinggi. Bisa dibilang salah satu perusahaan konglomerasi dengan banyak bidang usaha. Keuntungan operasional jelas dan tidak butuh goreng-goreng saham.
Sebagai investor yang lebih suka dapat dividend selain capital gain, punya saham macam ASII ini benar-benar bikin hidup nyaman. Menariknya, beberapa saham perbankan seperti $BBRI $BMRI dan BBNI malah ikut-ikutan stagnan. Jadilah porto saya penuh dengan saham-saham tersebut (kecuali BBNI karena kebanyakan bank nantinya). Hal menarik dari BMRI, saya sempat untung >100% dan kemudian minus karena terus saya hold. Tetapi rasanya biasa saja karena saya tidak pernah berencana untuk jual (saya sudah hold dari 2018 saat awal-awal terjun ke pasar modal).
Sejujurnya, dalam pikiran jahat saya, saya berharap harga saham-saham ini jangan naik tinggi-tinggi atau bahkan turun lagi. Mencoba membayangkan BBRI turun sampai di bawah 1000, mungkin saya akan gadai barang berharga atau ajukan pinjaman ke bank seandainya memang terjadi dengan catatan performa perusahaan tetap bagus dan laba bersih tetap bertumbuh. Tetapi kemudia saya berpikir lagi, masa iya macam Blackrock, Vanguard, atau Danantara ga bakalan ngiler dengan dividennya 馃榿
Saya tidak membantah teman-teman yang mencoba peruntungan di saham-saham konglo. Selama masih cuan, why not? Yang penting sama-sama nyaman dalam cari cuan. Kadang-kadang saya ngiler juga kok dengan kenaikan saham-saham konglo di 2025. Tapi saya lebih sayang jantung dan jam tidur saya yang suka panikan
馃槄
