Jangan berharap $MEJA-W kembali ke harga 15 seperti pertengahan Desember.
Alasannya sederhana:
saat ini harga saham induk sudah berada di atas harga waran, berbeda dengan kondisi pertengahan Desember lalu.
Waktu itu, saham MEJA masih di kisaran 80-an, sementara waran sempat menyentuh 15 dan mentok turun di 14.
Apakah masih bisa ke 15?
Secara teori, bisa saja, dengan catatan:
Hingga ex-date 6 Februari 2026,
Harga saham induk Meja bertahan di kisaran 100–120.
Jika skenario itu terjadi, maka harga waran kembali ke 15 masih tergolong wajar.
Namun menurut saya pribadi, skenario tersebut cenderung sulit (improbable).
Mengapa?
Karena KI sudah keluar:
Triple B melalui $MEJA akan mengakuisisi PT Trimatra Coal Perkasa dengan nilai ± Rp1,6 triliun.
Artinya, fokus pasar mulai bergeser pada fundamental dan momentum korporasi, bukan sekadar pergerakan jangka pendek.
Kesimpulan sederhana:
Melihat saham jangan terpaku pada harga,
tetapi lihat perusahaannya.
Saat ini, perusahaan sedang berada dalam momentum.
Sambil menunggu kelanjutan informasi resmi,
kita nikmati prosesnya… sambil ngopi ☕. Di $FORE