ADA APA DENGAN $INDY Dari asymmetric risk–reward masih masuk akal, dan legacy cashflow masih menyuapi transisi. Sangat jarang pula, owner berpikir jangka panjang.
"... tambah saat pasar ragu", koentjinya
🟢 Strategic accumulate. Tambah saat pasar ragu, diam saat pasar ribut. Ini kelas investor, bukan untuk ekosistem trader iseng/ dan ritel yang berisik. Suka karena transisi dibiayai langsung cashflow, bukan utang mimpi.
Owner mindset terlihat sangat jelas, itu langka dan mahal (ide besar, eksekusi panjang, risiko terukur) transformation play - future growth.
➡️ Legacy (Batubara): Kideco masih menjadi "sapi perah" utama untuk mendanai transisi. Meskipun harga batubara fluktuatif, INDY menggunakan arus kas ini untuk melunasi utang (deleveraging) dan ekspansi non-batubara.
➡️ Future (Gold & Green): *Emas (Awak Mas): Ini adalah game changer 2026. Di mana, proyek Masmindo ditargetkan selesai konstruksi akhir 2026 dengan uji coba produksi. Dengan proyeksi harga emas di kisaran $4.000 - $4.200/oz, segmen ini akan meroketkan laba bersih.
➡️ EV & Renewable: Brand ALVA (motor listrik) dan investasi di sektor solar panel mulai memberikan kontribusi meski belum dominan secara laba, namun krusial untuk ESG Rating.
"... (the great pivot) termasuk tipikal saham cyclical-to-growth transition", tentunya
Risiko utama yang harus dipantau adalah keterlambatan konstruksi Awak Mas dan fluktuasi tajam harga batubara sebelum kontruksi produksi emas berproduksi.
Secara Risk/Reward, posisi saat ini sangat menguntungkan untuk long-term holding.
https://cutt.ly/EtjVwTlO
INDEF | Outlook Energi 2026
https://cutt.ly/StjVwTcR
@legacycashflow @futuregrowth
$ADMR
$IHSG
