imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Manajemen Risiko Berbasis Aliran Dana"
Banyak orang berpikir manajemen risiko hanya soal menentukan titik stop loss (cut loss). Padahal, manajemen risiko yang jauh lebih cerdas adalah dengan menghindari saham-saham yang tidak memiliki dukungan dari pemegang modal besar sejak awal. Membeli saham yang didominasi oleh Bad Money adalah risiko terbesar yang bisa Anda ambil, terlepas dari seberapa bagus fundamentalnya. Sebaliknya, berada di saham yang sedang dikawal oleh Smart Money memberikan Anda jaring pengaman alami, karena pemain besar tidak akan membiarkan harga jatuh di bawah modal rata-rata mereka dengan mudah.

Trigger Smart Money membantu Anda mengukur tingkat risiko sebuah saham melalui nilai Clean Money. Jika sebuah saham menunjukkan akumulasi bersih yang positif dan konsisten, maka risiko penurunan yang dalam menjadi lebih kecil karena ada "minat beli" yang nyata di harga tersebut. Anda bisa mengatur manajemen risiko Anda dengan lebih objektif. Jika data aliran dana mulai berbalik arah menjadi negatif, itulah sinyal paling logis untuk segera keluar, bahkan sebelum indikator teknikal lainnya memberikan tanda jual. Data uang keluar adalah sinyal risiko yang paling jujur.

Jadikan aliran dana sebagai parameter utama dalam menentukan ukuran posisi (position sizing) Anda. Pada saham yang memiliki akumulasi Smart Money yang masif, Anda mungkin bisa mengalokasikan modal lebih banyak. Namun, pada saham yang hanya berisi spekulasi ritel, sebaiknya Anda sangat berhati-hati. Trading bukan soal berapa banyak keuntungan yang bisa didapat, tapi bagaimana Anda bisa bertahan dengan meminimalisir risiko. Dengan mengikuti jejak dana besar, Anda secara otomatis telah menerapkan manajemen risiko kelas institusi ke dalam portofolio pribadi Anda.
$FOLK $ITMA $DGWG

Read more...

1/3

testestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy