"Psikologi Volume: Kenapa Keramaian Bisa Menipu?"
Manusia secara alami tertarik pada keramaian. Di bursa saham, hal ini diterjemahkan menjadi keinginan untuk membeli saham yang sedang "trending" atau memiliki volume transaksi sangat tinggi. Namun, psikologi keramaian ini seringkali menjadi jebakan Batman. Volume yang sangat tinggi di puncak tren seringkali bukanlah tanda kekuatan, melainkan tanda kelelahan. Itu adalah saat di mana Smart Money melepaskan muatan mereka kepada ritel yang baru saja sadar akan kenaikan harga tersebut. Keramaian yang Anda lihat sebenarnya adalah arus Bad Money yang masuk di waktu yang salah.
Untuk sukses, Anda harus berani melawan arus psikologi massa dengan menggunakan data yang akurat. Trigger Smart Money akan menunjukkan kepada Anda apakah keramaian tersebut didasari oleh akumulasi murni (Clean Money) atau hanya sekadar rotasi barang untuk menarik perhatian. Jika volumenya tinggi namun dana masuknya tipis, itu adalah sinyal palsu. Sebaliknya, carilah saham yang volumenya mulai meningkat secara tidak wajar saat harganya masih "sepi" dari pembicaraan orang. Itulah saat di mana pemain besar sedang membangun posisi tanpa ingin diketahui oleh kerumunan ritel.
Memahami psikologi di balik volume akan membuat Anda menjadi trader yang lebih tenang dan tidak emosional. Anda tidak akan lagi mudah terprovokasi oleh lonjakan harga sesaat yang tidak didukung oleh aliran dana yang sehat. Dengan memiliki sistem radar yang mampu membedah niat di balik setiap volume, Anda bisa membedakan mana emas dan mana loyang. Jadikan data aliran dana sebagai benteng pertahanan Anda terhadap manipulasi pasar. Fokuslah pada kualitas akumulasi, bukan pada seberapa bising pembicaraan orang tentang saham tersebut.
$SICO $ASII $NICE
1/2

