"Strategi Follow the Money: Mengapa Ini Paling Relevan?"
Ada banyak strategi di pasar saham, mulai dari Value Investing hingga Scalping. Namun, ada satu strategi yang tetap relevan di segala kondisi pasar: Follow the Money. Prinsipnya sederhana, harga saham akan naik jika ada uang besar yang masuk, dan akan turun jika uang besar keluar. Masalah utamanya adalah bagaimana kita tahu kapan uang besar itu masuk? Mereka tidak akan mengumumkannya di koran. Mereka masuk secara bertahap, seringkali saat pasar sedang sepi, untuk mendapatkan harga serendah mungkin sebelum melakukan markup harga.
Di sinilah peran krusial dari deteksi Smart Money. Dengan memantau setiap detik aktivitas di BEI, kita bisa melihat pola-pola aneh yang tidak terdeteksi oleh mata biasa. Misalnya, sebuah saham yang tiba-tiba mencetak volume 5x lipat dari rata-rata biasanya. Jika pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa ini adalah Clean Money (akumulasi bersih), maka itu adalah sinyal bahwa pesta akan segera dimulai. Kita tidak perlu menjadi yang pertama tahu beritanya, kita hanya perlu menjadi yang pertama mendeteksi uangnya. Karena uang selalu bergerak mendahului berita.
Sebaliknya, strategi ini juga sangat ampuh untuk melindungi modal Anda. Saat Anda melihat harga masih naik tapi data menunjukkan Bad Money mulai mendominasi (distribusi), itu adalah alarm untuk segera mengambil keuntungan. Banyak trader kehilangan profit yang sudah didapat karena mereka tidak tahu kapan pemain besar mulai keluar. Dengan memahami aliran dana, Anda memiliki sistem peringatan dini yang sangat andal. Trading menjadi jauh lebih sederhana ketika Anda berhenti menebak dan mulai mengikuti jejak uang yang nyata di lapangan.
$AVIA $MLIA $ASGR
1/3


