imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Realisasi defisit APBN 2025 yang lebih parah dari perkiraan sepertinya membawa berbagai masalah.
1. Nilai Tukar Rupiah
Dalam jangka waktu kurang dari seminggu IDR/USD terus melemah. Saat ini sudah menyentuh 16,800. Jika ekonomi kita tidak kunjung membaik, sangat mungkin rupiah kita melemah ke 17,000 lebih. Membuat beban hutang & cost import dalam USD semakin mahal. Dampaknya membuat pertumbuhan ekonomi melambat.

2. BI Rate
BI Rate telah dipotong 125 bps, dari awal tahun 2025 6% hingga sekarang 4,75%. Namun dampak dari kebijakan ini masih belum terasa. Menteri keuangan kita sepertinya juga cukup kecewa dengan realisasi yg tidak sesuai dengan plan yang diharapkan. Jika defisit APBN kita tidak segera terbayarkan dengan pertumbuhan ekonomi. Bisa saja nilai tukar rupiah kita terus menurun, jika seperti itu ruang BI untuk Cut Rate juga semakin menyempit. Dampaknya juga membuat ekonomi melambat.

3. Fomo Saham
IHSG terus mencetak ATH demi ATH baru. Diiringi dengan kenaikan jumlah investor ritel di Indonesia. Ini adalah hal yang bagus bagi IHSG kita, karena ritel sekarang sudah punya power dalam bertarung di pasar modal. Namun menurut saya ini bisa jadi pedang bermata dua. Uang yang seharusnya mengalir di sektor rill, malah mengalir di sektor investasi. Tak jarang saya melihat orang yang modal 100ribu mau masuk dunia saham. Jika semakin banyak investor ritel yang mengalirkan uangnya untuk IHSG bukan untuk sektor rill. Jelas ini membuat ekonomi melambat.

Di skenario seperti ini jika ekonomi kita tidak kunjung membaik. Maka pengorbanan terhadap APBN kita jadi sia-sia. Apalagi tahun 2026, proyeksi defisit APBN kita terbilang cukup besar. Sudah cukup banyak pemerintah mengurangi pemasukan dari pajak dengan berbagai insentif yang ada. Dividen BUMN juga sekarang tidak masuk ke APBN. Jadi sangat mungkin realisasi APBN 2026 kita lebih parah dari proyeksi awal.

Namun tidak bisa dipungkiri, dengan kondisi seperti ini ada saja sektor yang diuntungkan & sektor yang dirugikan. Menurut kalian gimana?

$BBCA $BMRI $BBRI

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy