$BFIN $ADMF $CFIN

Banyak yang tanya, BFIN kok harganya di situ-situ aja? Padahal katanya perusahaannya bagus.

Biar nggak bingung, kita pakai logika sederhana. BFIN itu ibarat "toko uang". Mereka pinjam uang dari bank/obligasi (kulakan), lalu dipinjamkan lagi ke kita buat kredit mobil atau modal usaha. Nah, belakangan ini tantangannya adalah bunga dari bank lagi tinggi-tingginya. Jadi, modal "kulakan" mereka lagi mahal.

Tapi, di akhir 2025 ini, ada angin segar yang bikin BFIN layak banget masuk radar pantau. Ini alasannya:

1. Suku Bunga Mulai Turun = Untung Naik
Sektor multifinance kaya BFIN itu paling sensitif sama yang namanya suku bunga.

Logikanya: Pas suku bunga BI turun, biaya yang dibayar BFIN ke bank buat modal jadi lebih murah.

Efeknya: Selisih keuntungan (margin) mereka jadi makin lebar. Biasanya, harga saham bakal gerak duluan sebelum laporan keuangannya keluar. Ini kesempatan buat curi start.

2. Bukan Cuma Jualan Kredit Mobil Bekas
Banyak yang ngira BFIN cuma main di mobil bekas. Padahal, mereka punya "senjata rahasia":

Pembiayaan Alat Berat: Seiring proyek infrastruktur dan tambang yang jalan terus, permintaan kredit alat berat itu gurih banget hasilnya.

Kredit Beragun Sertifikat: Ini produk yang lagi naik daun. Orangnya pinjam besar, jaminannya aman (properti), dan tenornya panjang. Ini bikin cashflow BFIN lebih stabil buat jangka panjang.

3. Perusahaan yang "Melek" Teknologi
BFIN salah satu yang paling serius investasi di sistem IT. Buat kita investor, ini penting karena:

Proses survei dan approval jadi lebih cepet (biaya operasional turun).

Risiko orang gagal bayar (kredit macet) lebih kekontrol karena sistem mereka makin pinter nyaring nasabah.

4. Rajin Bagi-Bagi "Jajan" (Dividen)
Buat pemula, BFIN ini termasuk saham yang loyal bagi dividen. Sambil nunggu harga sahamnya naik (capital gain), kita dikasih uang jajan rutin dari labanya. Jadi, nggak terlalu stres kalau harganya lagi naik-turun dikit.

Kesimpulan :
Secara fundamental, BFIN itu punya "mesin" yang sehat banget. Masalahnya cuma di kondisi bunga global yang kemarin lagi tinggi aja. Begitu bunga beneran melandai, BFIN punya potensi rebound yang kencang karena manajemennya salah satu yang paling efisien di Indonesia.

NILAI WAJAR BFIN: 1,415
MOS 30%: 990
MOS 40%: 855
MOS 50%: 705

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy