imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Di akhir hidupnya, manusia akan cenderung menyesali apa yang kurang dalam hidupnya ketimbang membanggakan apa yang lebih.

Kalau sudah tau demikian, maka seharusnya manusia memberi perhatian lebih pada apa yang kurang, bukan mengejar terus apa yang lebih.

Ada 3 aset penting manusia dalam hidupnya, yaitu: time, money, and knowledge.

Yang kelebihan time tapi kekurangan money, ya jangan malas-malasan.
Yang kelebihan uang tapi kekurangan waktu, ya jangan mengejar uang terus.
Yang masih minim pengetahuannya, ya tukar sebagian waktu dan uang anda.

Pada dasarnya, manusia lahir dengan saldo waktu berlimpah, saldo uang dan pengetahuan 0. Beruntung ada orang-orang yang support dari segi uang (ortu dan keluarga). Mereka juga memfasilitasi agar saldo pengetahuan kita bisa bertambah.

Fase awal kehidupan, manusia menukar waktu dengan pengetahuan. Kemudian menukar waktu dengan bantuan pengetahuan menjadi uang. Tanpa uang, manusia tidak akan dapat bertahan hidup. Ini satu-satunya alasan kenapa manusia harus menukar aset lainnya menjadi uang. Tapi bukan berarti melakukannya dengan berlebihan. Sewajarnya saja.

Ketika sudah bisa menghasilkan uang, hiduplah yang hemat, sehingga saldonya tidak jadi 0 lagi. Waktu muda, saldo waktu kita harganya masih murah. Inilah waktu yang tepat untuk mengkonversinya menjadi uang dan pengetahuan. Uang semakin lama semakin murah harganya, sedangkan waktu semakin ke depan semakin mahal. Pengetahuan di sisi lain, tidak akan hilang ketika digunakan. Sambil terus mengakumulasi uang melalui kerja ataupun usaha, sisa uang yang ada dapat diinvestasikan dengan cara yang prudent. Di sinilah peran pengetahuan sebagai leverage. Semakin berkualitas pengetahuan, semakin besar daya ungkitnya.

Masuk fase berikutnya, idealnya uang yang diinvestasikan senantiasa bertumbuh nilainya, apalagi jika selalu ditopup dengan sisa uang yang tidak terpakai. Pada suatu titik dalam hidup yang sudah lebih berumur, kita harus mengurangi atau menghentikan konversi waktu menjadi uang, karena waktu sudah semakin mahal dan uangnya sudah semakin murah.

Fokusnya di tahap akhir hidup, waktu adalah aset terpenting, bukan lagi uang. Penambahan kekayaan uang tidak lagi harus via konversi waktu. Biarkan uang mencari uang. Lakukan apa yang ingin dilakukan, hobi atau family time atau pengabdian, yang meningkatkan kualitas hidup. Jangan scalping lagilah di umur 50 ke atas kalo duitnya udah lebih dari cukup. Buat saya pribadi itu sangat konyol.

Dengan memahami optimizing 3 aset ini, mudah-mudahan di penghujung hidup kita tidak banyak memiliki penyesalan. Apakah ini saya lakukan sejak dulu? Tentu saja tidak, karena sadarnya baru beberapa tahun belakangan.

And that's why, saya harap tulisan ini bisa menghindarkan teman-teman akan kalimat yang saya alami, yaitu, "I wish that someone has told me this back then."

$BBCA $BBRI $BMRI

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy