imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Copper Boom di $IHSG

Selamat malam teman-teman semua.

Permintaan tembaga global kini memasuki fase yang tidak lagi bersifat siklikal, melainkan struktural. Ledakan AI, pembangunan DATA CENTER berskala raksasa, TRANSISI ENERGI, serta lonjakan belanja pertahanan mendorong konsumsi tembaga ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya.

S&P Global memproyeksikan permintaan tembaga dunia naik sekitar 50% di tahun 2040 menjadi 42 juta ton, dengan pertumbuhan terbesar berasal dari kendaraan listrik, baterai, energi terbarukan, dan infrastruktur digital. AI dan data center—yang hampir tidak diperhitungkan tiga tahun lalu—kini menjadi penggerak permintaan utama, berpotensi menambah jutaan ton konsumsi per tahun.

Di sisi pasokan, dunia menghadapi DEFICIT yang semakin LEBAR. Produksi tambang global diperkirakan mencapai puncaknya sekitar 33 juta ton pada 2030, sementara kualitas bijih menurun, biaya eksplorasi dan pembangunan tambang melonjak, serta perizinan dan risiko geopolitik memperlambat proyek baru. Bahkan dengan peningkatan tajam daur ulang tembaga, potensi defisit pasokan masih bisa mencapai 10 juta ton. Ketimpangan ini sudah tercermin di pasar, dengan harga tembaga menembus US$13.000 per ton akibat gangguan produksi, penimbunan logam di Amerika Serikat menjelang potensi tarif, dan kekhawatiran pasokan jangka panjang.

Dalam kondisi seperti ini, tembaga tidak lagi sekadar komoditas industri, melainkan TULANG PUNGGUNG ekonomi modern. Tanpa tembaga, tidak ada AI skala besar, tidak ada transisi energi yang cepat, dan tidak ada modernisasi sistem pertahanan. Selama pertumbuhan permintaan terus melaju lebih cepat daripada kemampuan dunia menambah pasokan,

-- Tekanan harga tinggi bukanlah ANOMALI, melainkan KONSEKUENSI

$AMMN $MDKA

Read more...

1/3

testestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy