imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

BICARA FREE FLOAT! Investor/analyst's note dari Perspektif "Permainan" Bandar (Market Integrity), kebijakan OJK menaikkan free float secara bertahap adalah "serangan balik" terhadap praktik cornering saham.

"... gamblangnya free float kecil adalah "makanan empuk" bandar, karena mereka mudah mengontrol suplai (exit liquidity)"

​Selama ini banyak emiten di BEI yang harganya mencapai All-Time High tapi transaksinya "sepi" atau cenderung di dominasi transaksi semu (gorengan ♨️).

Dengan menaikkan free float, OJK mencoba merusak dominasi kontrol tersebut agar harga lebih mencerminkan Fundamental Fair Value, bukan sekadar "siapa yang pegang barang". Pasar pun, Pro-Kontra! 😁

​Strategi Likuiditas: "Pintu Keluar" yang masih sempit tanpa merusak harga, terkait ADTV yakni ADTV (Average Daily Trading Value) =
👉 rata-rata nilai transaksi harian (Rp) dalam periode tertentu. Yang “Memadai” artinya:
cukup besar untuk masuk dan keluar posisi sesuai ukuran modal tanpa mengganggu harga secara signifikan. Ini pula, bukan sekadar “ada transaksi”, tapi risiko ⚠️

"... ada risiko besar yang terlihat terhadap ​Gap Likuiditas: OJK butuh Rp203T untuk menyerap skenario free float 15%. Masalahnya, (hari ini) kepemilikan institusi domestik justru semakin menyusut ke 39,4%. Catatan Pasar: Jika, suplai saham yang bertambah (lewat rights issue atau divestasi pengendali) tapi tidak ada pembeli besar (Institusi), maka harga saham-saham tersebut justru akan anjlok (crash) karena oversupply". Akhirnya, seperti kehilangan bandar gitu 🤷‍♂️

Audit Pasar: Waspada terhadap emiten yang "terpaksa" memenuhi aturan ini. Jika emiten tersebut fundamentalnya buruk, penambahan free float hanya akan mempercepat alasan distribusinya ke ritel sebelum harga hancur.

​"... The Great Filtering (Seleksi Alam Emiten)"

➡️ ​Emiten Berkualitas (Growth Oriented) tentunya akan memanfaatkan momentum tersebut untuk rights issue guna ekspansi, meningkatkan ADTV ke level Institusi Grade (> Rp 150 M). Ini target BUY/ACCUM ✍️

➡️ ​Emiten "Zombi" yang enggan berbagi kepemilikan atau fundamentalnya busuk. Mereka akan memilih Go Private atau tetap berada di area "iliquid Struktural", akhirnya terkena sanksi/suspensi (ngekos kita 😭)

​Sekali lagi, dan lagi-lagi bla bla bla...

⚡ Free Float (FF)

<10% ❌ Illiquid struktural
10–15% ⚠️ Likuid semu
15–20% 🟡 Transisi
20–30% ✅ Ideal minimum long-term
25–40% ⭐ Sweet spot institusi

🧑‍💻 ADTV (Average Daily Trading Value)

< Rp5 M ❌ Jangan sentuh
Rp5–20 M ⚠️ Modal kecil saja
Rp20–50 M 🟡 Cukup
Rp50–150 M ✅ Sehat
> Rp150 M ⭐ Institusional-grade

📝 NOTES PENTING (ini yang sering dilanggar) about Rule of Thumb posisi:

👉 Ukuran posisi maks 10–20% dari ADTV harian/ lebih dari itu = exit risk. Selain itu,

FF besar + ADTV kecil = tetap bahaya
Saham “terlihat aman”, tapi sepi pembeli.

ADTV besar + FF kecil = rawan dikunci & sangat likuid tapi mudah dikontrol pihak tertentu (seperti 'We Trust BD!', said ritel).

Ideal & seriusnya, nih!

✅ FF ≥20%
✅ ADTV ≥Rp50 M/hari
✅ Bisa keluar 3–5 hari tanpa banting harga.

Free float itu pintu masuk SMART MONEY! ADTV itu pintu keluar dengan TENANG‼️

https://cutt.ly/2tjsx0Vh

https://cutt.ly/9tjsx0hI

@smartmoney @freefloat
@bandarmology

$CDIA $TPIA

$IHSG

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy